Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Lapas Cianjur Gelar Cek Kesehatan Gratis, 150 Warga Binaan dan Pegawai Jalani Pemeriksaan Deteksi Dini Penyakit

102
×

Lapas Cianjur Gelar Cek Kesehatan Gratis, 150 Warga Binaan dan Pegawai Jalani Pemeriksaan Deteksi Dini Penyakit

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Sebagai upaya menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Cianjur melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas Cianjur.

Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini, khususnya dalam mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) di lingkungan Lapas.

Baca juga :  Warga Tionghoa Cianjur Apresiasi Langkah Bupati untuk Menjaga Kondusifitas Kota

Sebanyak 150 orang, terdiri dari 100 warga binaan pemasyarakatan dan 50 pegawai Lapas Kelas IIB Cianjur, mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan tersebut.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini, sehingga kondisi kesehatan warga binaan maupun pegawai dapat diketahui lebih cepat. Apabila ditemukan indikasi atau kondisi kesehatan tertentu, dapat segera dilakukan tindak lanjut oleh tenaga kesehatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kalapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, A.Md., IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi lingkungan Lapas, mengingat warga binaan dan petugas beraktivitas dalam satu lingkungan yang sama.

Baca juga :  Persib Bandung Fokus Penuh Lawan Persijap Jepara Meski Belum Juara

“Kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Karena itu, deteksi dini perlu dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya kepada warga binaan tetapi juga kepada petugas. Dengan pemeriksaan ini, kita ingin memastikan kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal dan apabila terdapat indikasi tertentu bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Kalapas.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pencegahan penyakit menular membutuhkan sinergi antara Lapas dengan instansi kesehatan.

“Kami mengapresiasi dukungan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Cianjur. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun lingkungan pemasyarakatan yang sehat, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan petugas dapat terus berjalan secara optimal,” tambahnya.

Baca juga :  Maulid Nabi di Lapas Cianjur, Perkuat Pembinaan Spiritual dan Karakter Warga Binaan

Kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Cianjur, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas Cianjur ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan terbebas dari risiko penyebaran penyakit menular.

Menjaga kesehatan bukan hanya tentang mengobati, tetapi juga tentang mencegah, mendeteksi sejak dini, dan memastikan setiap warga binaan serta petugas mendapatkan perhatian terhadap kondisi kesehatannya.

Melalui sinergi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala, Lapas Kelas IIB Cianjur terus berupaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan berkualitas.

Baca juga :  Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi Melantik dan Mengukuhkan Satuan Bakti Serba Guna
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!