Dpnews Indonesia || Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur memperkuat program pembinaan kemandirian melalui pengembangan ketahanan pangan. Langkah tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Graster dan CV Jaya Sejahtera Lestari, Minggu (28/9/2026).
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
“Kami ingin kegiatan di dalam Lapas tidak hanya rutinitas, tetapi kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan,” ujar Prayogo.
Melalui kerja sama tersebut, Lapas Cianjur akan mengembangkan berbagai kegiatan ketahanan pangan, mulai dari pertanian, peternakan hingga perikanan, yang disesuaikan dengan kondisi lahan dan potensi yang tersedia.
Para mitra akan memberikan pendampingan berupa pengetahuan, penyediaan bibit serta teknik pengelolaan. Sementara itu, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan.
Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan kemandirian WBP. Keterlibatan dalam kegiatan produktif diharapkan dapat meningkatkan etos kerja, kedisiplinan, tanggung jawab serta keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.
Prayogo menegaskan, keberhasilan program pembinaan membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Cianjur berharap program ketahanan pangan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi WBP maupun lingkungan sekitar.











