Scroll untuk baca artikel
BeritaInternasional

Perubahan Iklim Perlahan Mengubah Bentuk Bumi, Apa Penyebabnya?

33
×

Perubahan Iklim Perlahan Mengubah Bentuk Bumi, Apa Penyebabnya?

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Perubahan iklim tidak hanya memicu suhu global yang meningkat dan cuaca ekstrem. Studi ilmiah terbaru menunjukkan bahwa fenomena ini juga secara perlahan mengubah bentuk fisik planet kita.

Bumi sejatinya bukan bola sempurna. Akibat rotasi, planet ini sedikit lebih pipih di kutub dan menggembung di wilayah ekuator. Namun, pencairan lapisan es di Greenland dan Antartika kini membuat permukaan padat Bumi semakin membulat. Data sistem satelit navigasi global (GNSS) mencatat bahwa antara 2011–2015, kutub naik dan tonjolan ekuator menyusut sekitar satu milimeter per tahun. Laju ini lebih cepat dibanding periode 1997–2000 yang hanya sekitar 0,5 milimeter per tahun.

Baca juga :  Pegawai ASN Kecamatan Cibuaya Alergi Wartawan

Proses utamanya adalah pemulihan isostatis. Lapisan es tebal selama ribuan tahun menekan kerak Bumi ke bawah. Saat es mencair akibat pemanasan global, tekanan berkurang sehingga daratan di wilayah kutub perlahan naik kembali, mirip adonan roti yang mengembang setelah ditekan. Air lelehan kemudian berpindah ke laut dan menambah massa di sekitar ekuator. Akibatnya, distribusi massa planet bergeser.

Perubahan bentuk ini juga memengaruhi rotasi Bumi. Massa yang berpindah dari kutub ke ekuator membuat planet sedikit lebih “gemuk” di tengah, sehingga putarannya melambat dan hari menjadi lebih panjang dalam skala milidetik. Pergeseran sumbu rotasi (polar motion) juga terdeteksi.

Penyebab utama di balik semua ini adalah pemanasan global yang dipicu aktivitas manusia. Emisi gas rumah kaca—terutama karbon dioksida dari pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, dan industri—memerangkap panas di atmosfer. Akibatnya, suhu rata-rata global naik dan mempercepat pencairan es di kutub serta gletser. Faktor alami seperti variasi matahari atau siklus orbit Bumi memang memengaruhi iklim dalam jangka panjang, tetapi para ilmuwan menegaskan bahwa laju pemanasan saat ini jauh lebih cepat dan tidak dapat dijelaskan tanpa kontribusi manusia.

Meskipun perubahan bentuk Bumi masih dalam skala milimeter, fenomena ini menjadi bukti nyata betapa mendalam dampak perubahan iklim terhadap sistem planet. Para ahli menekankan pentingnya pengurangan emisi untuk memperlambat proses ini sebelum dampaknya semakin luas.

Baca juga :  Diplomasi Indonesia-Rusia Berlanjut: Presiden Prabowo Bertolak ke Moskow untuk Bertemu Presiden Putin
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!