Dpnews Indonesia || Jakarta – Asap kawah Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan, Lampung, terpantau mencapai ketinggian 200 meter di atas puncak pada Sabtu (31/10/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan status aktivitas gunung tersebut masih berada di Level III atau Siaga.
Berdasarkan laporan pengamatan PVMBG periode pukul 06.00–12.00 WIB, gunung terlihat jelas sebelum tertutup kabut. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal teramati setinggi 50–200 meter di atas puncak kawah.
Aktivitas kegempaan masih fluktuatif dan didominasi tremor menerus. PVMBG mencatat tiga kali gempa hembusan dengan amplitudo 28–43 mm serta tremor microtremor beramplitudo 2–23 mm (dominan 5 mm).
PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut atau hujan.
Status Level III Siaga tetap berlaku sembari pemantauan terus dilakukan.











