Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Bengkel di Sukaluyu Cianjur Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

50
×

Bengkel di Sukaluyu Cianjur Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Kebakaran hebat melanda bengkel di Kampung Cicadas RT 02 RW 05, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, pada Senin, 7 September 2026 sore. Api menghanguskan seluruh isi bengkel dalam waktu singkat dan sempat membuat warga panik.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut keterangan warga, api pertama kali terlihat membubung dari bagian atap bengkel. Dalam hitungan menit kobaran api membesar dengan cepat.

Baca juga :  39.662 Peserta SNBT Masuk Daftar Penerima KIP Kuliah

Diduga kuat pemicu kebakaran berasal dari korsleting listrik. Kondisi itu diperparah oleh angin kencang yang bertiup di lokasi saat kejadian. Tiupan angin membuat api cepat merambat ke seluruh bengkel yang mudah terbakar.

Bapak Arif, salah satu saksi mata di lokasi, mengaku tidak menyangka api bisa sebesar itu. Tiba-tiba sudah besar saja. Saya juga tidak tahu dari mana asalnya. Pas nengok ke gudang, apinya sudah menjalar ke mana-mana, ujarnya.

Karena material yang sangat kering dan mudah terbakar, api semakin berkobar. Kepulan asap hitam pekat terlihat dari jarak ratusan meter dan membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur langsung dikerahkan ke lokasi. Berbekal tiga unit mobil damkar, petugas berjibaku memadamkan api di tengah terik matahari dan tiupan angin yang cukup kencang.

Baca juga :  Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Hebat di Sukaresmi Cianjur, Tiga Rumah Hangus Dilalap Api

Proses pemadaman tidak mudah. Petugas harus menyemprotkan air dari beberapa sisi agar api tidak merembet ke bangunan warga yang berada tak jauh dari bengkel. Koordinasi dengan warga juga dilakukan untuk mengamankan area.

Berkat kerja cepat petugas, api berhasil dijinakkan dalam waktu sekitar 20 menit. Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala di dalam tumpukan pakan.

Perangkat desa turut turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, terutama di bangunan penyimpanan yang berisi material mudah terbakar.

Baca juga :  Kondisi Bangunan Sekolah SDN Rahayu Sudah Memprihatinkan Nyaris Tak Berbentuk
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!