Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

KAI Commuter Pastikan Penggunaan KRL oleh Polisi dalam Penggerebekan Kampung Bahari Hasil Koordinasi Resmi

50
×

KAI Commuter Pastikan Penggunaan KRL oleh Polisi dalam Penggerebekan Kampung Bahari Hasil Koordinasi Resmi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memberikan penjelasan resmi terkait penggunaan Kereta Rel Listrik (KRL) oleh aparat kepolisian dalam penggerebekan sarang narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa perjalanan yang digunakan merupakan Kereta Luar Biasa (KLB) rute Jakarta Kota–Tanjung Priok sekitar pukul 06.25 WIB. Perjalanan tersebut disiapkan berdasarkan koordinasi langsung antara pihak kepolisian dan KAI Commuter untuk mendukung mobilitas personel hingga lokasi operasi.

Baca juga :  KAI Commuter: KRL yang Tabrak Taksi Berbeda dengan KRL yang Ditabrak Argo Bromo di Bekasi Timur

Menurut Karina, pengoperasian KLB tersebut tidak mengganggu jadwal perjalanan reguler Commuter Line di rute yang sama. Namun, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang karena tiga perjalanan Commuter Line Jakarta Kota–Tanjung Priok mengalami keterlambatan antara 4 hingga 19 menit. Keterlambatan itu disebabkan kerumunan warga di jalur rel sekitar Kampung Bahari saat proses penggerebekan berlangsung.

Penggerebekan melibatkan sekitar 1.800 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Brimob. Operasi dilakukan secara serentak dari berbagai arah, termasuk melalui jalur rel, sebagai strategi pengepungan. Sejumlah petugas turun dari KRL di area antara Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari, sementara personel lain bergerak menggunakan kendaraan lain.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, pendekatan dari berbagai sisi, termasuk sisi rel, dipilih agar operasi berjalan serempak. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan 26 hingga 27 orang tersangka serta menyita sejumlah barang bukti narkotika, mesin pencetak ekstasi, senjata tajam, dan senjata api.

KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan aparat keamanan demi kelancaran operasional sekaligus mendukung upaya penegakan hukum.

Baca juga :  Almas Tsaqibbirru Desak DPR Mulai Proses Pemakzulan Gibran usai Putusan MK
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!