Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Perhutani KPH Cianjur Salurkan Santunan Asuransi Kitabisa untuk Keluarga Penyadap Getah di Tanggeung

62
×

Perhutani KPH Cianjur Salurkan Santunan Asuransi Kitabisa untuk Keluarga Penyadap Getah di Tanggeung

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Perum Perhutani KPH Cianjur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap mitra kerja di lapangan melalui penyaluran santunan Asuransi Kitabisa.Kali ini, bantuan diberikan kepada ahli waris salah satu penyadap getah pinus yang bertugas di wilayah Tanggeung, Kabupaten Cianjur. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kesejahteraan para pekerja yang menjadi garda terdepan produksi hasil hutan.

Penyerahan santunan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, di wilayah kerja BKPH Tanggeung.Acara tersebut dihadiri langsung oleh Administratur KPH Cianjur, Ade Sugiharto, yang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada keluarga almarhum Arid. Kehadiran jajaran manajemen turut memperkuat suasana kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

Baca juga :  Karya Bakti Peduli Lingkungan Penanaman Pohon Koramil 1908 Purwakarta Bersama Aparatur Desa Citalang Serta Warga

Turut hadir dalam momen penyerahan, Kepala Seksi SDM, Umum, IT, dan Keuangan KPH Cianjur Sunendi beserta tim. Selain itu, Asper BKPH Tanggeung Rahmat Aripin bersama jajaran dan pihak keluarga ahli waris juga menyaksikan langsung proses penyerahan santunan. Kebersamaan ini mencerminkan sinergi antara perusahaan dan mitra kerja di lapangan.

Dalam sambutannya, Ade Sugiharto menegaskan bahwa program Asuransi Kitabisa bukan sekadar formalitas administratif. Menurutnya, program ini adalah wujud nyata perhatian Perhutani terhadap keselamatan dan keberlangsungan hidup keluarga para penyadap. “Kami ingin memastikan bahwa hubungan kerja yang terjalin tidak berhenti pada produksi saja, tetapi juga mencakup perlindungan sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga :  Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur, Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Roda Dua

Ia menambahkan bahwa para penyadap getah pinus memiliki peran strategis dalam rantai pengelolaan hutan.Tanpa kontribusi mereka di lapangan, keberlangsungan produksi hasil hutan di KPH Cianjur tidak akan berjalan optimal. Oleh karena itu, perlindungan terhadap mereka menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Santunan yang diserahkan diharapkan mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.Lebih dari itu, bantuan ini menjadi simbol bahwa Perhutani hadir sebagai institusi yang peduli dan bertanggung jawab secara sosial. Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari keberpihakan pada manusia di balik proses tersebut.

Baca juga :  Bintang Film Dewasa Inggris Bonnie Blue Lecehkan Bendera Merah Putih di Depan KBRI London

Respons positif datang dari pihak keluarga ahli waris.Mereka menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Perhutani KPH Cianjur. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Rasanya seperti ada keluarga besar yang tetap peduli meski kami sedang berduka,” ungkap perwakilan keluarga.

Program Asuransi Kitabisa sendiri merupakan salah satu bentuk inovasi perlindungan sosial yang digulirkan Perhutani.Melalui kerja sama dengan platform donasi dan asuransi berbasis gotong royong, perusahaan berupaya menjangkau para mitra kerja yang selama ini belum sepenuhnya tercover sistem jaminan formal. Model ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi unit kerja lain.

Dengan adanya kegiatan ini, Perhutani KPH Cianjur menegaskan posisinya sebagai pengelola hutan yang tidak hanya berorientasi pada kelestarian lingkungan, tetapi juga pada kesejahteraan manusia. Langkah kecil berupa santunan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan hutan hanya bisa dicapai jika para penjaga dan pengelolanya juga dijaga dengan baik.

Baca juga :  Ayu Aulia Curhat Kehilangan Rahim, Sebut Bupati Inisial R
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!