Dpnews Indonesia || Jakarta – Persaingan perebutan gelar juara BRI Super League 2025/2026 memasuki fase krusial menjelang dua pekan terakhir. Persib Bandung memimpin klasemen dengan keunggulan tipis, sementara Borneo FC Samarinda mengancam sebagai penantang utama yang berpotensi mencatatkan sejarah baru.
Persib Bandung berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar pada laga terbaru. Gol Thom Haye dan gol penentu Cesar di injury time membawa Maung Bandung mengumpulkan 78 poin dari 33 pertandingan. Dengan satu poin lagi dari laga terakhir melawan Persijap Jepara, Persib berpeluang meraih gelar ketiga secara beruntun (three-peat), prestasi yang jarang terjadi di era Liga 1 modern.
Sementara itu, Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 76 poin terus menjaga asa. Tim asal Samarinda ini berpeluang menjadi klub pertama asal Kalimantan yang menjuarai kompetisi kasta tertinggi Indonesia, menyusul kegagalan tim-tim pendahulu seperti Mitra Kukar, Persiba Balikpapan, dan Barito Putera di masa lalu.
Persaingan kedua tim juga berpotensi memecahkan rekor poin juara tertinggi di era Liga 1. Baik Persib maupun Borneo masih memiliki kans mengumpulkan hingga 81 poin jika memenangi seluruh laga sisa. Head-to-head menjadi faktor penentu keunggulan Persib saat ini.
Pelatih Bojan Hodak dan Marc Klok beserta rekan-rekannya di Persib menekankan pentingnya konsistensi di dua laga akhir. Di kubu Borneo, semangat untuk membawa trofi pertama ke Pulau Kalimantan semakin membara menjelang pertandingan krusial melawan Malut United.
Pertandingan pekan terakhir pada 23 Mei 2026 diprediksi akan menentukan juara musim ini. Publik sepak bola Indonesia menantikan siapa yang keluar sebagai pemenang dalam persaingan sengit ini.











