Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Seskab Tegaskan Harga Pertamax Ikuti Fluktuasi Minyak Dunia, Indonesia Masih Lebih Murah dari Negara Tetangga

121
×

Seskab Tegaskan Harga Pertamax Ikuti Fluktuasi Minyak Dunia, Indonesia Masih Lebih Murah dari Negara Tetangga

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax harus mengikuti perkembangan harga minyak dunia. Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab berbagai pertanyaan publik terkait kenaikan harga Pertamax baru-baru ini.

Menurut Teddy, Pertamax merupakan produk nonsubsidi sehingga harganya secara alamiah mengikuti mekanisme pasar global. “Pertamax adalah BBM nonsubsidi, artinya harga Pertamax harus mengikuti harga minyak dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diunggah melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (12/6/2026).

Baca juga :  Hamparan Gulma Eceng Gondok Di Babakan Garut Diangkat Satgas Citarum Sektor 12

Kenaikan harga Pertamax berlaku mulai 10 Juni 2026, dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Meski demikian, pemerintah menekankan bahwa Indonesia telah menahan kenaikan selama beberapa bulan meskipun harga minyak dunia naik signifikan sejak Maret 2026.

Lebih lanjut, Seskab membandingkan harga Pertamax di Indonesia dengan BBM setara (RON 92/95) di negara-negara lain di kawasan. “Walaupun naik, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih murah dibanding BBM RON 92/95 di negara lain,” katanya.

Berdasarkan data perbandingan yang disampaikan, harga di Indonesia (Rp 16.250 per liter) masih lebih rendah dibandingkan Filipina (Rp 22.158), Laos (Rp 31.945), Thailand (Rp 28.910), Myanmar (Rp 25.085), hingga Singapura (Rp 42.971).

Pemerintah menyatakan akan terus memantau dinamika pasar energi global sambil menjaga stabilitas harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar bagi masyarakat. Penyesuaian harga nonsubsidi ini juga berlaku di SPBU swasta, bukan hanya milik Pertamina.

Baca juga :  Pengecekan Ruang Tahanan Mapolres Purwakarta Guna Pencegahan Yang Kurang Baik
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!