Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ketua Komisi III H Iing Misbahudin Dorong Penanganan Bencana Bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

231
×

Ketua Komisi III H Iing Misbahudin Dorong Penanganan Bencana Bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka mengadakan audensi bersama aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se – Kabupaten Majalengka guna membahas kebencanaan yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Majalengka.

Audensi ini juga mengundang pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, yang dihadiri langsung Kepala Pelaksana BPBD, Agus Tamim beserta jajarannya, Kamis (5/02/26) bertempat di gedung DPRD Majalengka.

Baca juga :  Razia Gabungan di Tempat Hiburan Malam oleh Propam Polres Metro Bekasi

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahudin, S.M, menjelaskan bahwa audensi tersebut untuk membahas mitidasi bencana di sejumlah wilayah utara dan selatan Kabupaten Majalengka, seperti banjir, tanah longsor dan abrasi sungai.

Baca juga :  Terjunkan Alat Berat! H-1 Penutupan, Satgas TMMD 127 Kodim 0617/Majalengka Ngebut Padatkan Jalan

Kejadian bencana alam yang terjadi telah mengundang keprihatinan dan perhatian serius dari beberapa kalangan masyarakat termasuk dari kalangan mahasiswa di Majalengka, ujar Iing kepada sejumlah awak media usai rapat audensi tersebut.

Ia menerangkan bahwa mitidasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko dan dampak bencana baik melalui pembangunan fisik (struktur) maupun penyadaran peningkatan kemampuan (non struktural) dalam menghadapi bencana.

Baca juga :  Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang hingga 13.30 WIB Akibat Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana yang sudah terjadi maupun antisipasi dalam penanganan bencana yang akan terjadi ke depan.

“Kami komisi III sangat mengapresiasi atas perhatian dan semangat kepedulian dari adik -adik mahasiswa atas bencana alam yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Baca juga :  Pastikan Para Korban Dapat Pelayanan Terbaik, Kapolres Purwakarta Dampingi Kapolda Jabar Kunjungi Rumah Sakit

“Beberapa bencana yang terjadi harus mendapatkan respon yang cepat dan serius dari pemerintah daerah dan juga pihak terkait lainnya tentang solusi penanganan yang cepat dan tepat,” imbuhnya.

“Pemerintah harus hadir melakukan langkah konkret dalam penanganannya bencana tersebut, jangan sampai hanya melakukan kegiatan seremonial semata,” tegas Iing.

Baca juga :  MTs Assalafiyyah Assirojiyyah Buka PMB 2026-2027, Sediakan Beasiswa Gratis bagi Siswa Berprestasi dan Yatim Piatu

Dalam audensi tersebut juga dibahas tentang bagaimana penanganan teknis bencana banjir, longsor dan abrasi sungai di Desa Nunuk bisa dilakukan melalui pembangunan tanggul penahan banjir dan juga Tembok Penahan Tebing (TPT) di sekitar abrasi sungai tersebut.

Menurutnya Penanganan bencana yang terjadi saat ini perlu adanya kolaborasi yang baik dengan beberapa pihak agar penanganannya bisa dilakukan secara tuntas dan tidak terulang lagi.

Baca juga :  Pihak PLN Rengasdengklok Akan Langsung Tindak Lanjuti Terkait KWH Terbang

“Kami mendorong agar penanganan bencana bisa dilakukan secara kolaboratif dan dikerjakan dengan tuntas, tidak setengah – setengah,” ungkapnya.

Selain itu komisi III juga berkomitmen akan mendorong pemerintah daerah agar penganggaran dana untuk penanggulangan bencana daerah bisa ditambah.

Baca juga :  Dua Kendaraan Roda Empat Tertabrak di Perlintasan Kereta Api Di Bekasi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!