Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Ketua Komisi III H Iing Misbahudin Dorong Penanganan Bencana Bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

263
×

Ketua Komisi III H Iing Misbahudin Dorong Penanganan Bencana Bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Majalengka – Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka mengadakan audensi bersama aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se – Kabupaten Majalengka guna membahas kebencanaan yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Majalengka.

Audensi ini juga mengundang pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, yang dihadiri langsung Kepala Pelaksana BPBD, Agus Tamim beserta jajarannya, Kamis (5/02/26) bertempat di gedung DPRD Majalengka.

Baca juga :  Libur Lebaran, Sat Samapta Polres Purwakarta Lakukan Patroli Ke Objek Wisata Dan Objek Vital

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahudin, S.M, menjelaskan bahwa audensi tersebut untuk membahas mitidasi bencana di sejumlah wilayah utara dan selatan Kabupaten Majalengka, seperti banjir, tanah longsor dan abrasi sungai.

Baca juga :  Izin Apartemen Riverdale di Pertanyakan Karena Melanggar Zona Kuning

Kejadian bencana alam yang terjadi telah mengundang keprihatinan dan perhatian serius dari beberapa kalangan masyarakat termasuk dari kalangan mahasiswa di Majalengka, ujar Iing kepada sejumlah awak media usai rapat audensi tersebut.

Ia menerangkan bahwa mitidasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko dan dampak bencana baik melalui pembangunan fisik (struktur) maupun penyadaran peningkatan kemampuan (non struktural) dalam menghadapi bencana.

Baca juga :  Program Pelayanan Publik: Berkolaborasi Terus Melayani (Botram) Kecamatan Cikarang Timur

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana yang sudah terjadi maupun antisipasi dalam penanganan bencana yang akan terjadi ke depan.

“Kami komisi III sangat mengapresiasi atas perhatian dan semangat kepedulian dari adik -adik mahasiswa atas bencana alam yang terjadi belakangan ini,” ujarnya.

Baca juga :  Sungai Anak Cikundul Kembali Dibersihkan Satgas Citarum Harum Sektor 12

“Beberapa bencana yang terjadi harus mendapatkan respon yang cepat dan serius dari pemerintah daerah dan juga pihak terkait lainnya tentang solusi penanganan yang cepat dan tepat,” imbuhnya.

“Pemerintah harus hadir melakukan langkah konkret dalam penanganannya bencana tersebut, jangan sampai hanya melakukan kegiatan seremonial semata,” tegas Iing.

Baca juga :  Pemerintah Tidak Akan Tempatkan Pekerja Migran di Negara Konflik

Dalam audensi tersebut juga dibahas tentang bagaimana penanganan teknis bencana banjir, longsor dan abrasi sungai di Desa Nunuk bisa dilakukan melalui pembangunan tanggul penahan banjir dan juga Tembok Penahan Tebing (TPT) di sekitar abrasi sungai tersebut.

Menurutnya Penanganan bencana yang terjadi saat ini perlu adanya kolaborasi yang baik dengan beberapa pihak agar penanganannya bisa dilakukan secara tuntas dan tidak terulang lagi.

Baca juga :  OJK Cabut Izin Usaha Sembilan BPR/BPRS hingga Pertengahan Juli 2026

“Kami mendorong agar penanganan bencana bisa dilakukan secara kolaboratif dan dikerjakan dengan tuntas, tidak setengah – setengah,” ungkapnya.

Selain itu komisi III juga berkomitmen akan mendorong pemerintah daerah agar penganggaran dana untuk penanggulangan bencana daerah bisa ditambah.

Baca juga :  Pemkab Bekasi Imbau Warga Rayakan Tahun Baru 2026 Secara Sederhana dan Bermakna
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!