Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Dugaan Rudapaksa Calon Polwan di Jambi, Kirim Tim Bareskrim dan Propam

46
×

Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Dugaan Rudapaksa Calon Polwan di Jambi, Kirim Tim Bareskrim dan Propam

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang calon siswa Polisi Wanita (Polwan) di Kota Jambi. Kasus tersebut diduga melibatkan oknum anggota Polri.

Menurut informasi yang beredar, Kapolri telah memerintahkan pengiriman tim dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri ke Jambi untuk melakukan supervisi dan audit menyeluruh terhadap penanganan perkara di tingkat Polda Jambi. Tim tersebut dijadwalkan bertolak dalam waktu dekat guna memastikan proses penyidikan berjalan transparan, objektif, dan sesuai prosedur.

Baca juga :  Polri dan Penyedia Jasa Telekomunikasi Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Kasus ini sempat menuai kritik karena dinilai lambat ditangani. Kuasa hukum korban, termasuk yang melibatkan tim Hotman Paris, telah menyampaikan laporan langsung kepada Kapolri. Sejumlah oknum polisi diduga terlibat dalam peristiwa rudapaksa secara bergilir, sementara yang lain disebut hanya menyaksikan kejadian tersebut.

Kapolri menekankan komitmen institusi untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan anggotanya, tanpa pandang bulu. Langkah pengiriman tim elit Bareskrim dan Propam ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian kasus serta memastikan korban mendapatkan keadilan.

Baca juga :  KPK Dalam OTT Membenarkan, Tangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan di Polda Jambi masih berjalan, dengan rekonstruksi dan konfrontasi para pihak yang diinstruksikan segera dilakukan. Polri menyatakan akan memberikan informasi perkembangan kasus secara berkala kepada publik.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi institusi kepolisian untuk terus memperkuat pengawasan internal dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Baca juga :  Yuli, Bongkar Dugaan Perbudakan Modern TKW di Syarikah Nazda Arab Saudi
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!