Dpnews Indonesia || Cianjur – Suasana haru dan syukur menyelimuti Sekretariat Tani Merdeka Indonesia di Desa Babakan Karet, Cianjur, pada hari ketiga Idul Adha 29 Mei 2026. Hari itu TMI bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia mendapat kiriman istimewa: satu ekor sapi kurban langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran hewan Qurban dari kepala negara menjadi kejutan yang membawa kebahagiaan besar bagi para anggota TMI dan APPSI. Banyak dari mereka mengaku baru pertama kali menerima amanah kurban kepresidenan. Momen ini disebut sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah kepada petani dan pedagang pasar yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan.
Usai penyembelihan, TMI dan APPSI bergerak cepat mengolah daging qurban menjadi ratusan kantong siap bagikan. Pembagian dilakukan di halaman sekretariat TMI dan menyasar warga sekitar Babakan Karet serta desa-desa tetangga. Antrean warga terlihat sejak pagi, didominasi keluarga yang memang menantikan daging Qurban setiap tahun.
Ketua TMI Cianjur, Hasan Munadi, menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo. Ia menyebut bantuan ini bukan hanya menambah jumlah hewan kurban, tapi juga memperkuat semangat gotong royong antara petani, pedagang pasar, dan masyarakat.
Menurut Hasan, kolaborasi TMI dan APPSI dalam distribusi Qurban tahun ini berjalan lebih rapi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pembagian dilakukan dengan mencatat nama penerima agar merata dan tepat sasaran, termasuk kepada warga yang belum pernah mendapat bagian Qurban.
Warga penerima pun menyambut antusias. Sejumlah ibu-ibu mengaku daging qurban tersebut sangat membantu kebutuhan dapur mereka di hari raya. Mereka juga mendoakan agar Presiden Prabowo dan seluruh pengurus TMI diberi kesehatan dan kelancaran dalam mengurus rakyat kecil.
Dengan adanya dukungan dari Presiden, TMI Cianjur berharap bisa memperluas program sosial lainnya di luar Idul Adha. Hasan Munadi menegaskan, TMI akan terus menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan langsung petani serta pedagang di tingkat akar rumput.











