Dpnews Indonesia || Jakarta – Kasus dua mahasiswa yang kedapatan berciuman di selasar perpustakaan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menjadi sorotan publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (2/6/2026) ini dinilai pengamat sebagai cerminan persoalan yang lebih mendasar dalam dunia pendidikan Indonesia.
Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyatakan bahwa insiden tersebut tidak bisa dipandang semata sebagai pelanggaran individu atau masalah disiplin kampus. Menurutnya, akar permasalahan justru terletak pada sistem pendidikan nasional yang telah lama bermasalah.
“Kalau bicara membenahinya nggak bisa mulainya dari level kampus. Problematikanya justru dari sistem pendidikan dimulai dari anak-anak, bahkan belum lahir, masih di perut ibunya itu, sistem pendidikan nasional kita sudah kacau balau,” ujar Indra saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/6/2026).
Pihak PNJ telah merespons cepat dengan melakukan pemeriksaan internal dan sidang disiplin. Kampus menyatakan akan menjatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan pemberhentian sebagai mahasiswa (drop out). Salah satu orang tua mahasiswa yang terlibat bahkan datang ke kampus untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Kasus ini memicu perdebatan di kalangan masyarakat mengenai norma, etika, dan pengawasan di lingkungan perguruan tinggi. Banyak pihak menekankan pentingnya pembinaan karakter mahasiswa serta penguatan nilai-nilai dalam pendidikan, bukan hanya sekadar penegakan hukuman.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan kasus di PNJ masih berjalan. Pihak kampus menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan akademik yang kondusif dan sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia.











