Dpnews Indonesia || Cianjur – Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 6 kembali menggelar inspeksi mendadak ke industri rumahan pengolah pangan di wilayah Mande. Kali ini sasarannya adalah usaha AL AHYAR SNACK, produsen baso goreng atau basreng yang berada di Kampung Cibalagung RT 01/01, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan sidak di pimpin Dansektor 6 Citarum Harum kolonel Inf Jhonson mangasitua Sitorus langsung peninjauan lapangan bersama Baops Sektor 6, Dansub 4 beserta anggota. Kehadiran jajaran Satgas ini juga disambut pemilik usaha Bapak Muis, Kepala Tim Pengiris Bapak Endang, serta Kepala Produksi Bapak Ola.
Fokus utama inspeksi adalah penataan dan pengelolaan limbah produksi basreng. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pabrik telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL, namun proses pengolahannya belum berjalan secara maksimal. Hal ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mencemari lingkungan sekitar jika dibiarkan.
Untuk limbah domestik berupa tinja, h.muis pemilik perusahaan mengatakan rutin melakukan penyedotan setiap tiga bulan sekali. Sementara sisa limbah padat dari proses produksi basreng saat ini masih dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA. Praktik ini dinilai perlu ditata ulang agar sesuai standar pengelolaan sampah industri kecil.
Temuan lain yang cukup krusial adalah belum tersedianya ruang penyimpanan khusus untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun atau B3. Ketidaktersediaan fasilitas ini dapat meningkatkan risiko pencemaran dan membahayakan pekerja maupun lingkungan sekitar lokasi usaha.
Menanggapi kondisi tersebut, Satgas Citarum Harum Sektor 6 langsung memberikan arahan dan pembinaan kepada pengelola AL AHYAR SNACK. Perusahaan diminta segera memperbaiki kekurangan dalam sistem pengelolaan limbah, mulai dari mengoptimalkan kinerja IPAL, menata pembuangan sisa produksi, hingga menyiapkan ruang khusus penyimpanan B3 sesuai ketentuan.
Sidak ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Dansektor 6 Citarum Harum dalam menjaga kebersihan Sungai Citarum dan lingkungan sekitarnya. Satgas menegaskan akan terus melakukan monitoring agar industri rumahan di wilayah Mande dapat tumbuh tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.











