Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Lapas Cianjur Optimalkan Lahan Campaka untuk Pembinaan dan Ketahanan Pangan

80
×

Lapas Cianjur Optimalkan Lahan Campaka untuk Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur terus mengembangkan pemanfaatan aset lahan di wilayah Campaka sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan melalui Sarana Asimilasi Kerja Luar.

Lahan seluas sekitar 5.200 meter persegi tersebut merupakan pengembangan dari aset yang sebelumnya telah dimanfaatkan untuk kegiatan produktif warga binaan. Kini, lahan tersebut dioptimalkan melalui sektor pertanian dan peternakan.

Baca juga :  Lapas Cianjur Buka Layanan Kunjungan Minggu bagi 15 Warga Binaan Lansia

Di bidang pertanian, sekitar 5.000 tanaman cabai merah telah ditanam. Sementara di sektor peternakan, Lapas Cianjur memelihara sekitar 40 ekor domba.

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, mengatakan pengembangan lahan Campaka merupakan langkah lanjutan dalam mengoptimalkan aset negara sekaligus memperkuat program pembinaan warga binaan.

“Lahan Campaka ini sebelumnya sudah dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Saat ini kami terus melakukan pengembangan dan perluasan pemanfaatannya agar tidak hanya menjadi sarana pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Prayogo.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan. Mereka dilibatkan mulai dari proses penanaman, perawatan tanaman, pemeliharaan ternak hingga pengelolaan hasil panen.

Baca juga :  Lapas Cianjur Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab melalui Upacara Pembinaan WBP

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemandirian sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Program ini juga sejalan dengan pembinaan kemandirian sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Selain itu, pengelolaan lahan Campaka membuka ruang interaksi positif antara warga binaan dengan masyarakat sekitar, termasuk melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman bersama para petani setempat.

Lapas Cianjur berharap optimalisasi aset tersebut dapat terus berkembang, sehingga tidak hanya menghasilkan kegiatan produktif bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu mempersiapkan warga binaan agar lebih mandiri setelah bebas.

Baca juga :  PN Majalengka Nyatakan Tak Berwenang Tangani Gugatan Hamzah terhadap PDI Perjuangan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!