Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kemenag Mulai Survei Nasional Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

149
×

Kemenag Mulai Survei Nasional Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi memulai Survei Nasional SAHABAT KBC 2026 pada Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan memetakan efektivitas penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di seluruh madrasah se-Indonesia.

Survei berlangsung hingga 22 Oktober 2026 dan hanya digelar pada hari kerja. Pelaksanaan dibagi menjadi tiga batch berdasarkan wilayah. Batch pertama (12–14 Oktober) mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, serta sejumlah provinsi di Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Baca juga :  Camat Mande Pimpin Rembug Stunting di Desa Kutawaringin, Tekankan Kolaborasi dan Pencegahan Pernikahan Dini

Responden terdiri atas guru dan murid madrasah yang dipilih secara acak sebesar 5 persen dari data EMIS. Target nasional mencapai ratusan ribu responden, termasuk sekitar 520.531 murid. Mereka mengisi kuesioner secara mandiri melalui platform SAHABAT KBC di laman resmi madrasah.kemenag.go.id.

Survei menilai delapan dimensi, mulai dari pemahaman, perencanaan, dan implementasi hingga budaya madrasah, dukungan, refleksi, dampak, serta kemitraan. Data yang terkumpul akan menjadi acuan evaluasi dan penguatan KBC ke depan.

Kurikulum Berbasis Cinta merupakan program prioritas yang menempatkan nilai kasih sayang, empati, dan karakter sebagai fondasi pembelajaran di madrasah. Pendekatan ini diharapkan membentuk peserta didik yang humanis, toleran, dan peduli lingkungan.

Kemenag mengimbau seluruh responden yang terpilih untuk berpartisipasi aktif agar hasil survei akurat dan bermanfaat bagi pengembangan pendidikan madrasah.

Baca juga :  PMI Asal Sukabumi Sakit di Riyadh, Keluarga Memohon Bantuan Pemulangan
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!