Scroll untuk baca artikel
BeritaInternasional

Rumor Kematian Kim Jong Un Beredar, Korea Utara Rilis Foto Aktivitas Pemimpin

69
×

Rumor Kematian Kim Jong Un Beredar, Korea Utara Rilis Foto Aktivitas Pemimpin

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Rumor yang mengklaim pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninggal dunia akibat pendarahan otak mendadak menyebar luas di media sosial sejak 19 Oktober 2026. Klaim tersebut menyebut Kim mengalami koma, sempat dibawa ke Beijing untuk perawatan darurat, lalu meninggal, disertai spekulasi soal pergantian kekuasaan dan pengerahan tentara China. Hingga kini, seluruh tuduhan itu tetap tidak terverifikasi dan tidak didukung bukti independen.

Sumber rumor utama berasal dari unggahan media sosial yang tidak dilengkapi bukti konkret. Tidak ada konfirmasi resmi dari Pyongyang maupun pihak independen yang mendukung pernyataan tersebut. Spekulasi serupa pernah muncul di masa lalu, termasuk tahun 2020, dan selalu terbantahkan setelah pemimpin Korea Utara kembali tampil di depan publik.

Baca juga :  Sejumlah Orang Tua Wali Murid Keluhkan Kegiatan Study Kampus

Menanggapi peredaran kabar tersebut, media resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada 20 Oktober 2026 merilis foto-foto yang menunjukkan Kim Jong Un sedang mengunjungi Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional 2026 di Pyongyang sehari sebelumnya. Dalam foto tersebut, Kim terlihat memeriksa sepatu anak-anak dan pakaian wanita, berinteraksi dengan pejabat, serta didampingi istri Ri Sol Ju dan putrinya Kim Ju Ae. KCNA melaporkan bahwa pemimpin Korea Utara menyatakan kepuasan atas perkembangan industri ringan di negara itu.

Foto-foto ini menjadi bukti visual terbaru aktivitas publik Kim Jong Un. Sebelumnya, ia terakhir dilaporkan menghadiri pembukaan museum pertahanan pada 11 Oktober 2026. Badan intelijen Korea Selatan sebelumnya juga mencatat bahwa meskipun Kim memiliki risiko kesehatan terkait obesitas, tidak terdeteksi tanda-tanda penyakit serius yang signifikan.

Dengan demikian, klaim kematian Kim Jong Un hingga saat ini tidak berdasar. Korea Utara melalui media resminya telah menunjukkan aktivitas pemimpinnya secara terbuka, mematahkan spekulasi yang beredar di ruang digital. Publik diimbau untuk selalu memeriksa sumber berita yang kredibel sebelum menyebarkan informasi sejenis.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Membantu Masyarakat Membenahi Makam di Desa Cihaur
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!