Dpnews Indonesia || Cianjur – SMA Al-Jundiyah yang berlokasi di Kampung Cipayung, Desa Warudoyong, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran peserta didik.
Kepala SMA Al-Jundiyah, Firman Fauzzi Nurjaman, M.Pd mengatakan, pelaksanaan TKA menjadi momentum penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mengevaluasi hasil proses pembelajaran selama ini.
“TKA ini bukan hanya sekadar ujian, tapi menjadi tolak ukur untuk melihat sejauh mana kesiapan peserta didik dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter,” ujar Firman saat ditemui di sekolah, Rabu (28/10/2026).
Menurut Firman, pelaksanaan TKA di SMA Al-Jundiyah berlangsung tertib, disiplin dan penuh konsentrasi. Para peserta didik mengikuti setiap tahapan ujian dengan kesungguhan, sementara para pengawas dan panitia menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan, SMA Al-Jundiyah sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah atas berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas yang mengedepankan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keagamaan, dan pembentukan karakter.
“Bagi kami pendidikan bukan sekadar proses belajar di dalam kelas, melainkan perjalanan membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri dan disiplin. Setiap anak punya potensi untuk berhasil,” jelasnya.
Firman menambahkan, di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, pihaknya berupaya menjadikan sekolah sebagai tempat tumbuhnya generasi yang adaptif terhadap zaman namun tetap santun dalam perilaku.
Pihak sekolah berharap melalui pelaksanaan TKA ini, seluruh peserta didik dapat meraih hasil yang membanggakan dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk maju. Dengan kerja keras dan kebersamaan, langkah kecil bisa menjadi awal keberhasilan besar. Kami berharap lulusan SMA Al-Jundiyah bisa bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan agama,” pungkasnya.









