Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan KriminalPekerja Migran Indonesia

Diduga Pelaku Pembunuhan Anak Kandung, Pasangan Pasutri Berhasil Dibekuk Polisi

549
×

Diduga Pelaku Pembunuhan Anak Kandung, Pasangan Pasutri Berhasil Dibekuk Polisi

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Pasangan suami istri yang diduga pelaku pembunuhan anak kandung mereka, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun, berhasil dibekuk oleh polisi di Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/12/2025) malam. Keduanya ditangkap saat hendak melarikan diri ke Jawa Tengah.

“Perginya ke arah Jawa Bukan (hendak) ke kampung halaman,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, Kamis (9/1/2025).

Baca juga :  Puskesmas Cijagang Cikalongkulon Raih Juara Pertama Lomba Inovasi Tingkat Kabupaten

Pelaku yang merupakan orang tua dari bocah tersebut, diketahui berasal dari Bekasi. “Karena memang mereka besar dan tinggal di Bekasi,” tambahnya.

Penangkapan terjadi di pinggir jalan dekat SPBU di Karawang, Jawa Barat, saat pasangan tersebut dalam perjalanan melarikan diri.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbungkus sarung hitam dengan banyak luka di tubuhnya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (6/1/2025).

Baca juga :  Kapolres Majalengka Berikan Bantuan Kepada Ketua Ponpes Sabilul Yaqin

“Saksi yang menemukan mayat tersebut, AJ (41), seorang juru parkir, melihat seorang lelaki membawa bungkusan mencurigakan dan mengeceknya. Ia kaget karena mendapati isinya seorang anak laki-laki yang sudah tidak sadarkan diri.

“Kemudian saksi menginfokan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, S (51) dan dilaporkan ke piket fungsi Polsek Tambun Selatan,” kata Ade Ary.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis, korban ditemukan mengenakan celana panjang dan kaus pendek. Tubuhnya menunjukkan berbagai luka, termasuk lecet di pipi dan kuping, serta luka seperti sundutan rokok di bokong. “Dari mulut korban mengeluarkan cairan,” tambahnya.

Baca juga :  Milad Ke-1 Ikatan Keluarga Minang (IKM) Grand Wisata: Mempererat Tali Persaudaraan dan Kepedulian Sosial
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!