Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Ada Sekitar 1782 Petak Keseluruhan KJA Yang Telah Ditertibkan Sejak Juli Sampai 8 Agustus 2024

590
×

Ada Sekitar 1782 Petak Keseluruhan KJA Yang Telah Ditertibkan Sejak Juli Sampai 8 Agustus 2024

Sebarkan artikel ini

Penertibkan sejak 20 Juli Sampai 8 Agustus 2024 telah mencapai 1782 petak

Dpnews Indonesia || Dansektor 12 Citarum Harum Melalui, Dansubsektor 2 Maniis, Sertu Agus Bintoro, mengatakan, bahwa total keseluruhan jumlah KJA yang telah ditertibkan sejak 20 Juli Sampai 8 Agustus 2024 ini telah mencapai 1782 petak.

“Iya, sejauh ini kita telah melaksanakan penataan dengan keseluruhan dari 20 Juli – 08 Agustus 2024 totalnya sekitar 1782 petak,” kata Sertu Agus Bintoro.

Baca juga :  Podcast Mahfud MD Soroti Pernyataan soal Gangguan Mental Prabowo, Ramai Dibahas Publik

Agus menegaskan program ini cepat selesai dengan baik maka para petani KJA harus benar benar peduli. Salah satunya dengan memangkas sendiri KJA yang ia miliki tanpa adanya penertiban yang kami lakukan.

“Jika para petani KJA benar benar peduli waduk Cirata dan mentaati aturan, dirinya yakin program Citarum akan cepat tercapai,” ujarnya.

Ia mewanti wanti bahwa petani harus ikuti aturan pemerintah demi kelancaran ekosistim di waduk Cirata demi keamanan dan kenyamanan para petani waduk cirata itu sendiri.

Baca juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Panggil Pria yang Viralkan Kritik Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

“Harapan kami sebagai satgas sektor 12 yang mencangkup tiga Kabupaten di wilayah waduk Cirata berharap untuk para petani KJA supaya lebih mengerti lebih saling mawas diri terhadap waduk Cirata ini dan Zona yang memang kapasitas terbatas. Jadi saya harap petani KJA jangan berlebihan bila punya KJA,” ucapnya.

Pada akhir wawancaranya, Sertu Agus kembali menegaskan bahwa petani harus ikuti aturan pemerintah demi kelancaran ekosistim di waduk Cirata demi keamanan dan kenyamanan para petani waduk Cirata itu sendiri.

“Serta bertanggung jawab tentang kebersihan waduk Cirata tidak membuang sampah plastik tidak membuang bambu atau kayu kayu bekas KJA, kita rawat siapa lagi kalo bukan para petani itu sendiri dan kalau gulma eceng gondok harus peduli dengan konsep berangkat membawa pakan dan pulangnya membawa eceng gondok maka dari itu Insya Allah kalau memang bersatu para petani ekosistem waduk Cirata semua akan berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya menegaskan.

Baca juga :  Kemenhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret 2026
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!