Dpnews Indonesia || Cilacap – Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Cilacap memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan adanya ratusan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) fiktif dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut pihak BGN, 114 titik yang sempat disorot bukanlah fiktif, melainkan masih berada dalam proses pembangunan fisik.
Koordinator wilayah SPPG Cilacap, Yuda, menyatakan bahwa seluruh titik tersebut telah memiliki identitas resmi dan terdaftar dalam sistem. “Yang disampaikan salah informasi. Itu bukan SPPG fiktif, tapi masih dalam tahap persiapan atau proses pembangunan,” ujar Yuda saat dihubungi, Rabu (24/6/2026).
Dari total titik SPPG di Cilacap yang mencapai lebih dari 300 unit, sekitar 220 unit telah beroperasi aktif. Sementara 114 unit lainnya tersebar di 24 kecamatan dan saat ini sedang dalam tahap pembangunan fisik. Pihak BGN menegaskan lokasi-lokasi tersebut resmi dan bukan berada di area tidak layak seperti hutan atau makam sebagaimana yang sempat beredar.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya melaporkan temuan sekitar 100 titik SPPG yang diduga fiktif setelah verifikasi lapangan. Namun, BGN menepis klaim tersebut dan memastikan proses pembangunan terus berjalan sesuai rencana untuk mendukung program MBG.
Pihak BGN menyatakan komitmennya untuk transparansi dan memastikan seluruh fasilitas SPPG dapat beroperasi optimal guna mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Masyarakat diimbau mengikuti perkembangan resmi dari BGN dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi.











