Scroll untuk baca artikel
BeritaPekerja Migran Indonesia

Enur Nuraeni PMI Asal Bandung Barat Dipulangkan, Kades Mandalawangi Angkat Bicara

621
×

Enur Nuraeni PMI Asal Bandung Barat Dipulangkan, Kades Mandalawangi Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Seorang Pekerja Migran Indonesia, Nur Aeni Hayati, berhasil dipulangkan ke kediamannya, Kampung Pabuaran, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung, Barat Jawa Barat. Minggu (22/12/2024) sekira pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada awal keberangkatannya Nur Aeni Hayati direkrut oleh sponsor bernama HA, melalui PT. AL, untuk dipekerjakan ke Abu Dhabi sebagai Pembantu Rumah Tangga tanpa surat izin dari suami dan tidak diketahui oleh pemerintah Desa Mandala Wangi.

Baca juga :  Calon Kades Ciandam Alwi Iqbal Rofiky Siapkan Strategi Pembangunan Desa di Tengah Keterbatasan Anggaran

Tidak hanya itu, usia Nur Aini juga telah dimanipulasi dimana terdapat ketidaksesuaian tahun lahir antara yang tertera di Kartu Tanda Penduduk dan yang tertulis di pasport. Dimana Tanggal lahir pada Kartu Tanda Penduduk tertera 08-08-1980, sedangkan tanggal lahir yang tertera di pasport 08-08-1986. Hal tersebut diduga dilakukan oleh pihak pemroses untuk meloloskan Nur Aeni kerja ke luar negeri lantaran usianya yang sudah lebih dari 40 tahun. Demikian dituturkan Nur Aeni saat disambangi di kediamannya. Senin, (23/12/2024).

“Di pasport Usia saya dimuda kan 6 tahun dari usia di KTP,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nur Aeni yang didampingi suaminya mengungkapkan bahwa pihaknya merasa dibohongi oleh pemeroses dengan apa yang terjadi pada dirinya. Lantas ia meminta pertanggung jawaban kepada pihak sponsor dan PT, yang dituangkan dalam surat pernyataan tertulis.

Baca juga :  Klinik Utama Rawat Inap Permata Resmi Dibuka di Cianjur

“saya merasa tertipu, saya minta pertanggungjawaban sponsor dan PT ,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Mandalawangi Feranika saat ditemui jurnalis dpnews di ruang kerjanya, Senin, (23/12/2024) mengaku terkejut mendengar ada warga nya yang bekerja dipulangkan dari dari luar negri , pasalnya sebelum keberangkatannya tidak ada pemberitahuan atau laporan ke pihak Pemdes bahwa ada warganya yang akan kerja ke luar negri.

“saya kaget pak, karena sebelumnya tidak ada laporan ke Desa, Tau-tau ada informasi ada warga saya yang dipulangkan dari luar negri ,” ujarnya.

Baca juga :  Persib Pajang Trofi Juara Liga 1, Bobotoh Boleh Foto Foto

Lebih lanjut dikatakan Feranika, bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya warga tersebut berangkat tidak menggunakan alamat Mandalawangi. Namun demikian pihaknya membenarkan bahwa warga tersebut adalah benar warga desa Mandalawangi. Ia pun mempertanyakan siapa yang telah berbuat memanipulasi data warga nya.

“Ya pak, Kita sudah datang ke rumah keluarganya untuk mengecek ke keluarganya, bahkan keluarganya pun menyampaikan mereka tidak tahu menahu. Setelah dikroscek ternyata benar dia adalah warga kami cuman datanya dimanipulasi katanya,” bebernya.

Atas kejadian tersebut pihaknya menyampaikan imbauan kepada warga Desa Mandalawangi agar berhati-hati, ketika akan kerja ke luar negeri harus menempuh prosedur yang baik dan benar, serta diketahui oleh pemerintah setempat supaya hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Baca juga :  Satres Narkoba Polres Metro Bekasi Bongkar Jaringan Narkoba Bekasi-Karawang, 6 Tersangka Ditangkap
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!