Dpnews Indonesia || Cianjur – Kisah pilu Uman (56), warga Kampung Pupungkuran, RT 002/RW 006, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mengundang keprihatinan. Hidup sebatang kara dengan kondisi ekonomi terbatas, ia harus bertahan di sebuah gubuk yang nyaris roboh.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Uman mengandalkan pekerjaan serabutan di ladang milik orang lain dengan upah tidak menentu. Kondisi tempat tinggalnya pun memprihatinkan. Dinding bilik bambu berlubang, sementara atap bocor di berbagai bagian sehingga air hujan masuk ke dalam rumah.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur. Pada Jumat (16/10/2026), rombongan BAZNAS yang dipimpin Wakil Ketua II, K.M. Toha, S.Ag., mendatangi kediaman Uman untuk melihat langsung kondisinya sekaligus memberikan bantuan.
Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS menyalurkan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Uman. Mereka juga berupaya menyampaikan kondisi yang bersangkutan agar mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait.
“Alhamdulillah, kami dari BAZNAS Kabupaten Cianjur telah mendatangi kediaman Bapak Uman dan memberikan sedikit bantuan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Toha seusai kunjungan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban Uman. Namun, kondisi tempat tinggalnya yang tidak layak huni menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Kisah Uman menjadi pengingat bahwa masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan uluran tangan. Diperlukan kepedulian berkelanjutan dari pemerintah, lembaga sosial, serta masyarakat agar Uman dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih aman dan kehidupan yang lebih layak.











