Dpnews Indonesia || Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1) menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik, khususnya Jakarta Utara dan sebagian Jakarta Timur. Intensitas hujan yang tinggi sepanjang hampir 12 jam memicu luapan air di jalanan protokol dan permukiman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir merendam beberapa kawasan strategis. Di Jakarta Utara, genangan air terpantau di depan Mall of Indonesia Kelapa Gading, Jalan Boulevard Raya, area Artha Gading, sekitar AHM Sunter menuju Papanggo, serta Tol Sunter.
Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai sebetis orang dewasa, mengganggu laju kendaraan yang bergerak pelan dan hati-hati.
Banjir juga melanda Tanjung Priok, Petukangan Cakung (Jakarta Timur), serta kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat di depan Gudang Garam. Warga setempat melaporkan kondisi jalanan licin dan rawan kemacetan akibat volume air yang tinggi.
Menurut prakiraan BMKG, potensi hujan sedang hingga lebat masih berlangsung di Jabodetabek pada 18-19 Januari 2026, dipicu oleh kondisi atmosfer labil dan pengaruh bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko genangan, pohon tumbang, serta gangguan lalu lintas.
Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, dan TNI-Polri terus melakukan pemantauan dan penyedotan air di titik-titik rawan. Warga diminta menghindari daerah banjir, memantau informasi resmi melalui aplikasi Jakarta Siaga atau situs pantaubanjir.jakarta.go.id, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun aktivitas masyarakat di wilayah terdampak sempat terganggu. Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mempercepat penanganan agar kondisi kembali normal.











