Scroll untuk baca artikel
BeritaNasionalTNI POLRI

Kodim 0608/Cianjur Gelorakan Koperasi Merah Putih, Bangun Fondasi Kemandirian Ekonomi dari Desa

58
×

Kodim 0608/Cianjur Gelorakan Koperasi Merah Putih, Bangun Fondasi Kemandirian Ekonomi dari Desa

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Kodim 0608/Cianjur membuka pintunya lebar-lebar bagi warga pada Rabu, 22/4/2026. Bukan untuk operasi militer, melainkan menjadi tuan rumah lahirnya sinergi strategis antara TNI dan Rumah Bersama Urang Cianjur (RBUC). Dari halaman markas yang biasanya identik dengan disiplin kemiliteran, justru bergema diskusi hangat tentang denyut nadi ekonomi pedesaan.

Mengusung tema “Dari Desa untuk Indonesia: Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat”, forum ini menjelma ruang temu yang langka. Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf. Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., sengaja menjadikan markas sebagai tempat aman bagi masyarakat. Di sini warga bebas menyuarakan gagasan, harapan, hingga keluhan ekonomi tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Baca juga :  Keluarga PMI di Karawang Desak Pemulangan Korban Dugaan Intimidasi Syarikah di Arab Saudi

Diskusi berlangsung cair dan tanpa jarak. Hadir jajaran dinas terkait mulai dari Kadis Perindag, Kapolres Cianjur, perwakilan BPN, hingga Kabulog. Letkol Bistok duduk bersama petani, peternak, dan pelaku UMKM, mendengar langsung persoalan dari hulu: sulitnya akses lahan, keterbatasan modal, hingga rantai pemasaran yang belum berpihak. Baginya, Kodim hari ini harus berperan lebih dari sekadar penjaga wilayah.

“Kami ingin Kodim menjadi ruang aman bagi warga untuk menyampaikan aspirasi. Semua masukan kita tampung dan diskusikan bersama demi mencari jalan keluar yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Cianjur,” tegas Letkol Bistok di hadapan peserta forum.

Baca juga :  Dapil Purwakarta Kota: Gerindra Memimpin, Dibuntuti PKS Dan Nasdem

Keterbukaan itu langsung melahirkan solusi konkret. Persoalan klasik keterbatasan lahan untuk sekretariat koperasi langsung ditanggapi cepat oleh perwakilan BPN yang hadir. Begitu pula rencana kolaborasi distribusi dan penyerapan hasil tani bersama Bulog yang disambut positif dinas terkait. Forum ini membuktikan keluhan warga tak berhenti di meja diskusi, tetapi diurai menjadi rencana aksi.

Dari pertemuan ini lahir target ambisius: dari 360 desa dan kelurahan di Cianjur, minimal 208 Koperasi Merah Putih harus berdiri tegak pada Juli 2026. Angka itu bukan sekadar target di atas kertas. Ia menjadi penanda keseriusan membangun kemandirian ekonomi yang digerakkan dari desa, oleh desa, untuk Indonesia.

Baca juga :  Kongres Pejuang Perempuan Indonesia Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini 2025

Dukungan penuh juga datang dari Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., http://M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P. Ia menegaskan komitmen Polri mengawal program ini agar berjalan transparan, akuntabel, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Ini adalah kerja kemanusiaan dan ekonomi untuk kepentingan bersama. Kita jalankan,” tegasnya.

Dengan semangat itu, Kodim 0608/Cianjur tak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi ikut meletakkan pondasi kepercayaan baru antara rakyat dan aparat.

Baca juga :  Suasana Nyepi di Bali Terasa Khidmat di Tengah Bulan Ramadan 2026
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!