Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kongres Pejuang Perempuan Indonesia Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini 2025

746
×

Kongres Pejuang Perempuan Indonesia Dalam Rangka Memperingati Hari Kartini 2025

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI) Menggelar Kegiatan Kongres Pada Jumat-Sabtu, 25-26 April 2025, bertempat di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta. Acara ini menghadirkan lebih dari 500 aktivis perempuan dari berbagai latar belakang, serta menghadirkan tokoh-tokoh nasional sebagai pembicara dan narasumber. Jumat, 25/4/2025.

Kongres ini mengusung semangat perempuan Indonesia sebagai pilar ketahanan bangsa di abad ke-21, dengan agenda utama berupa diskusi lintas sektor, pelatihan, dan perumusan program nyata untuk memperkuat peran perempuan dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan sosial.

Baca juga :  Marak Pungli di Sekolah, Keberadaan Komite Sekolah Harus Sesuai Dengan Permendikbud

Ketua KPPI, Seinda Sutadisastra, menyampaikan bahwa kongres ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan energi perempuan dari seluruh Indonesia.

“Kami ingin KPPI menjadi wadah sinergi antar komunitas perempuan yang siap berkolaborasi denga pemerintah, dunia usaha, dan akademisi untuk menjawab tantangan zaman. Ini bukan hanya perayaan, tapi awal gerakan kolektif menuju Indonesia yang setara dan berdaya,” tegasnya.

Adapun tema strategis yang akan dibahas dalam KPPI 2025 meliputi:

Baca juga :  Warga Wangunjaya Cianjur Beri Ultimatum 14 Hari kepada Kepala Desa

1. Peran Perempuan dalam Pembentukan Sentra Ekonomi, Sosial, dan Budaya di Setiap Daerah.

2. Al dan Kearifan Lokal dalam Membangun Ekosistem Koperasi Lumbung Padi yang
Berkelanjutan.

3. Advokasi Hukum dalam Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan.

4. Program Makan Bergizi Anak Sekolah: Dari Ladang ke Meja Makan.

5. Gerakan Digital Perempuan.

Baca juga :  Ambisi Global Pencak Silat Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

6.Peran Perempuan sebagai Penggerak Ekonomi dan Politik: Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan Melalui Koperasi dan UMKM dalam Strategi Ekonomi Kreatif.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan Penasehat KPPI, serta melibatkan partisipasi lebih dari 130 organisasi perempuan nasional dan komunitas UMKM. Turut hadir pula perwakilan kementerian, serta pakar dari dunia akademik dan teknologi.

Acara ini ditutup dengan sidang pleno yang akan membacakan dan mengesahkan resolusi kongres sebagai rekomendasi nasional untuk penguatan peran perempuan Indonesia.

Baca juga :  DPRD Cianjur Tampung Aspirasi Warga: Proyek Geotermal Gede Pangrango Diminta Dikaji Ulang
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!