Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomiNasional

Mampu Memanjat Pohon Aren, Kakek Tunanetra Sosok Luar Biasa Pengrajin Gula

465
×

Mampu Memanjat Pohon Aren, Kakek Tunanetra Sosok Luar Biasa Pengrajin Gula

Sebarkan artikel ini

Seorang tunanetra yang sehari hari membuat gula aren

Dpnews Indonesia || Cianjur – Abah Kandi (82) warga Kampung Talaga Tongoh RT. 01/05, Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat adalah seorang tunanetra yang sehari hari membuat gula aren, Rabu, (31/7/24).

Namun siapa sangka, ternyata Abah Kandi bukan hanya membuat gulanya saja melainkan ia pun mampu memanjat pohon aren sendiri.

Baca juga :  Kasdim 0617/Majalengka Pimpin Upacara Bendera, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab Prajurit

Menurut penuturannya, ia mengalami gangguan penglihatan sejak remaja dulu hingga saat ini. Kendati demikian. Ia mampu menghidupi keluarganya dengan keterbatasannya tersebut.

“Iya, ini bukan bawaan tapi sejak kecil dulu pas masih jaman Pemberontakan dulu, mungkin orang tua saya kesulitan mengobatinya karena waktu itu kan masih ada DI jadi mungkin sulit untuk membawa saya berobat,” katanya dengan bahasa sunda.

Abah Kandi juga menyebutkan bahwa selain membuat gula aren dirinya juga sebagai pengembala ternak milik orang lain.

Baca juga :  Bulog Cianjur Siapkan Tiga Strategi Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Aman Lebih dari 30 Ribu Ton

“Selain membuat gula aren, saya dan istri juga memelihara Domba milik orang dan hasilnya nanti dibagi dua dengan pemilik,” sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya mampu memanjat dan mengerjakan pekerjaan lainnya dengan baik hanya dengan mengandalkan indra perasa dan pendengaran saja.

“Alhamdulilah, saya bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik hanya dengan perasaan dan pendengaran, namun berkat yang maha kuasa saya bisa melakukannya,” terang Abah.

Baca juga :  Pemerintahan Desa Warudoyong Bekerjasama Dengan CV. Hexapator Elektrik Gelar Sosialisasi dan Simulasi Bencana Alam dan Non Alam

Abah juga menyampaikan jika sekarang dirinya tidak begitu banyak melakukan aktivitas untuk mencari rupiah karena kondisi badan yang sudah tidak lagi muda.

“Tetapi sekarang abah tidak seperti dulu, sekarang abah hanya bisa bekerja semampu badan Abah saja. Paling sekarang membuat gula juga sedikit dan hasilnya juga itu dibagi dua juga sama yang punya pohonnya,” ungkap Abah.

Abah juga menyampaikan jika dirinya saat ini hanya tinggal berdua dengan Nenek (istri).

Baca juga :  KPK Perluas Kewajiban LHKPN ke Staf Khusus Pejabat, Tekankan Transparansi di 2026

“Tinggal mah sekarang berdua sama nenek, kalau anak ada dua tetapi sudah menikah,” ujar Abah.

Abah berharap dirinya selalu diberi kesehatan oleh sang maha kuasa untuk menjalani hidup dan menafkahi keluarganya.

“Sekarang mah Abah, pengen apa atuh yah pengen diberi kesehatan saja,” pungkas Abah.

Baca juga :  Polres Cianjur Hadirkan Program Mudik Gratis, Wujudkan Lebaran Aman dan Bahagia
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!