Dpnews Indonesia || Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah paket stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026 sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut mencakup pembukaan rekening bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga insentif transportasi untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan detail kebijakan itu dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Salah satu program unggulan adalah “Satu Orang Satu Rekening” dengan anggaran Rp 1,28 triliun. Program ini menyasar sekitar 25 juta warga berusia di atas 17 tahun dari kelompok desil 1–4. Setiap penerima akan memperoleh setoran awal Rp 50.000 melalui mitra bank yang ditunjuk.
Selain itu, pemerintah mengalokasikan Rp 17,54 triliun untuk bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat. Bantuan subsidi upah sebesar Rp 300.000 selama tiga bulan juga disiapkan untuk 13,3 juta pekerja dengan total anggaran Rp 11,97 triliun.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur Nataru, pemerintah memberikan diskon 30 persen untuk tiket pesawat dan kapal. Insentif ini dilengkapi tarif khusus jasa kepelabuhanan dari PT ASDP Indonesia Ferry serta penanggungan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk perjalanan udara domestik. Program stimulus transportasi tersebut diperkirakan menjangkau jutaan penumpang dengan anggaran sekitar Rp 883,4 miliar.
Menurut Airlangga, seluruh paket stimulus ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun.











