Scroll untuk baca artikel
BeritaEkonomi

Peresmian Dapur SPPG Sukakerta Cilaku Berlangsung Meriah, Siap Salurkan Makanan Bergizi Tepat Sasaran

129
×

Peresmian Dapur SPPG Sukakerta Cilaku Berlangsung Meriah, Siap Salurkan Makanan Bergizi Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Peluncuran Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukakerta di Kecamatan Cilaku resmi digelar dan berjalan lancar, sukses, serta meriah. Peresmian ini menjadi langkah awal penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur, khususnya untuk wilayah Sukakerta dan sekitarnya.

Pembina yayasan, Erlan Agustian, menegaskan bahwa operasional Dapur SPPG Sukakerta siap dijalankan tanpa kendala berarti. “Untuk pelaksanaan pengolahan dapur Sukakerta, alhamdulillah tidak ada masalah. Kami siap memberikan yang terbaik bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Baca juga :  Hari Natal, Pantauan Lalin di Pospam X (Sepuluh ) Terpantau Lancar

Acara peresmian turut dihadiri perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Pemda Cianjur melalui sejumlah dinas terkait, Camat Cilaku, kepala desa setempat, Kapolsek, serta Danramil Cilaku. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap program pemenuhan gizi masyarakat.

Owner SPPG Sukakerta Cilaku, Yani Jamitusyarifah, menekankan prinsip independensi dalam pengelolaan dapur. Menurutnya, pihaknya memberikan kepercayaan penuh kepada Kepala SPPG untuk mengelola dana dan operasional sesuai petunjuk teknis.

Baca juga :  Pengadaan Motor Listrik untuk Program MBG Tuai Polemik Kejanggalan

“Kami tidak akan intervensi terhadap kebijakan-kebijakan KSPPG. Seluruhnya diserahkan kepada pengelola agar berjalan profesional dan akuntabel,” tegasnya. Ia menambahkan, sebelum diresmikan, seluruh tim dapur telah mengikuti pelatihan khusus pengolahan masakan bergizi.

Baca juga :  Ribuan SPPG Ditutup Sementara oleh BGN, Ini Penyebabnya

Yani juga menyoroti pentingnya edukasi terkait standar gizi. “Yang kita siapkan ini makanan bergizi, bukan makanan restoran yang sekadar enak. Tim harus bisa membedakan komposisi dan tujuan penyajiannya. Karena itu pelatihan sebelum operasional sangat krusial,” jelasnya. Pelatihan tersebut mencakup teknik memasak, higienitas, hingga pemenuhan standar kalori dan nutrisi sesuai ketentuan BGN.

Sementara itu, Kepala SPPG Dapur Sukakerta Cilaku, Andius Gulo, memastikan bahwa seluruh fasilitas dan sistem kerja dapur telah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan BGN. “Dapur ini sudah sesuai SOP dan peraturan dari BGN. Ke depan kami juga akan terus membina relawan agar bekerja sesuai regulasi yang berlaku,” kata Andius. Pembinaan berkelanjutan ini ditujukan untuk menjaga konsistensi kualitas dan keamanan pangan.

Baca juga :  BGN Gelontorkan Rp 113,9 Miliar untuk Jasa Event Organizer, Picu Sorotan Publik

Terkait sumber daya manusia, Andius menjelaskan bahwa rekrutmen relawan Dapur MBG Sukakerta Cilaku memprioritaskan warga di lingkungan sekitar. Batas usia maksimal untuk perekrutan ditetapkan 41 tahun. “Ini agar manfaat program juga dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar, sekaligus mempermudah koordinasi dan mobilisasi tim di lapangan,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya dapur ini, SPPG Sukakerta Cilaku menargetkan distribusi makanan bergizi dapat segera menjangkau penerima manfaat secara tepat sasaran. Sinergi antara BGN, Pemda, aparat kecamatan, TNI-Polri, dan pengelola diyakini menjadi kunci kelancaran program MBG di wilayah Cilaku ke depan.

Baca juga :  Asah Kemampuan Anggota, Sat Samapta Polres Purwakarta Gelar Latkatpuan Beladiri Polri
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!