Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Polri Kerahkan Tim DVI dan Tiga Kapal Polisi Dukung Penanganan KM Virgo Transport 8 yang Terbalik

46
×

Polri Kerahkan Tim DVI dan Tiga Kapal Polisi Dukung Penanganan KM Virgo Transport 8 yang Terbalik

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan tim Disaster Victim Identification (DVI) beserta tiga kapal polisi untuk mendukung operasi pencarian, evakuasi, dan penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin itu dilaporkan mengalami cuaca buruk, hilang kontak, dan ditemukan dalam kondisi terbalik pada Minggu (13/9/2026).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri memberangkatkan tiga kapal polisi terdekat ke lokasi kejadian. Ketiganya adalah KP Laksmana-7012 dari Kalimantan Selatan (jarak sekitar 80 mil laut, estimasi tujuh jam), KP Ibis-6001 dari Kalimantan Tengah (sekitar 103 mil laut, estimasi sembilan jam), dan KP Manyar-5003 dari Surabaya (sekitar 200 mil laut, estimasi 24 jam).

Baca juga :  Deudeu PMI Asal Cianjur yang Hilang Kontak 17 Tahun, Ditemukan Telah Meninggal Dunia

Selain memperkuat operasi Search and Rescue (SAR) yang digelar bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, dan unsur terkait, Polri menyiapkan dukungan DVI. Sebanyak enam posko DVI didirikan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, mencakup posko antemortem dan postmortem di sejumlah pelabuhan serta rumah sakit, termasuk RS Bhayangkara Surabaya, RS Bhayangkara Banjarmasin, dan RSUD Ulin Banjarmasin.

Menurut Trunoyudo, langkah tersebut bertujuan memastikan penanganan korban berjalan profesional, akurat, dan manusiawi. Polri juga membuka posko pelayanan serta saluran informasi bagi keluarga korban melalui Call Center 110 dan nomor layanan terkait di Pelabuhan Tanjung Perak.

KM Virgo Transport 8 membawa sekitar 243 orang. Berdasarkan data sementara yang beredar, sebagian penumpang telah dievakuasi (termasuk yang selamat dan sejumlah korban meninggal dunia), sementara ratusan lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan melalui jalur laut dan udara. Penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Operasi SAR terus dilanjutkan.

Baca juga :  Bupati Cianjur Resmikan Gedung Baru SDN Pasirkeuleuwih, Dekatkan Akses Pendidikan ke Permukiman Warga
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!