Dpnews Indonesia || Cianjur – Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur bersama sejumlah instansi terkait menggelar pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap truk tangki Pertamina yang sebelumnya terbakar di Jalan Raya Sukabumi. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk menelusuri dugaan penyebab insiden yang sempat menggemparkan warga sekitar.
Kegiatan yang dikenal sebagai ram check” itu berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, di Pos 10 C Pasir Hayam, Kabupaten Cianjur. Fokus utama pemeriksaan diarahkan pada bagian roda, sistem pengereman, hingga komponen pendukung lain yang berpotensi memicu percikan api atau panas berlebih pada kendaraan pengangkut BBM tersebut.
Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan, ram check dilakukan sebagai tindak lanjut resmi atas peristiwa kebakaran. Menurutnya, data teknis yang dikumpulkan akan menjadi kunci untuk mengetahui titik awal munculnya api pada kendaraan.
Kami ingin memastikan penyebab kebakaran bisa diidentifikasi secara jelas, khususnya dari sisi teknis kendaraan. Pemeriksaan roda dan komponennya menjadi prioritas karena sering menjadi sumber masalah pada truk bermuatan berat, ujar Aang, Kamis.
Proses pemeriksaan tidak dilakukan sendiri oleh kepolisian. Turut hadir tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT, Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, perwakilan agen pemegang merek Hino, serta pihak Pertamina Padalarang. Kolaborasi lintas instansi ini bertujuan agar hasil investigasi lebih komprehensif dan objektif.
Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa kondisi fisik ban, bearing, sistem rem, hingga kemungkinan adanya gesekan berlebih yang menimbulkan panas. Seluruh temuan dicatat detail untuk kemudian dianalisis lebih lanjut oleh tim teknis.
AKP Aang menambahkan, investigasi ini tidak hanya untuk mengungkap penyebab kebakaran satu unit truk tersebut. Hasilnya juga akan dijadikan bahan evaluasi dalam rangka meningkatkan standar keselamatan operasional kendaraan pengangkut bahan bakar minyak di wilayah Cianjur dan sekitarnya.
Hingga saat ini, hasil resmi dari pemeriksaan belum dapat dipublikasikan. Pihak kepolisian menyebut tim masih merampungkan berita acara dan menunggu kesimpulan akhir dari seluruh lembaga yang terlibat.
Satlantas Polres Cianjur menegaskan komitmennya untuk mengawal proses ini sampai tuntas. Diharapkan, dari hasil ram check ini akan lahir rekomendasi konkret agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus memperkuat sistem pengawasan terhadap armada logistik energi di jalur rawan.











