Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Razia Gabungan di Lapas Cianjur, 50 WBP Jalani Tes Urine dan Hasilnya Negatif

45
×

Razia Gabungan di Lapas Cianjur, 50 WBP Jalani Tes Urine dan Hasilnya Negatif

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur bersama Aparat Penegak Hukum (APH) se-Kabupaten Cianjur menggelar razia gabungan skala besar, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat pencegahan peredaran narkoba serta barang terlarang di dalam Lapas.

Razia melibatkan 117 personel gabungan, terdiri dari 66 petugas internal Lapas Cianjur dan 51 personel APH eksternal. Mereka berasal dari Kodim 0608/Cianjur, Brimob Batalyon B Cipanas, Polres Cianjur, BNN Kabupaten Cianjur, dan Subdenpom Cianjur.

Baca juga :  Ormas Banaspati Bagikan Takjil Dan Santuni Anak Yatim Di Bulan Suci

Sebelum razia dimulai, seluruh personel mengikuti apel persiapan dan pengarahan yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, ketelitian, serta pendekatan humanis selama proses penggeledahan.

Petugas kemudian menyisir seluruh blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pemeriksaan dilakukan secara sistematis terhadap kamar hunian, lemari penyimpanan barang, hingga lingkungan sekitar blok guna mengantisipasi adanya barang terlarang yang disembunyikan.

Selain penggeledahan, petugas juga melakukan tes urine terhadap 50 WBP yang dipilih secara acak. Pemeriksaan tersebut dilaksanakan Tim Perawatan Lapas Cianjur bersama BNN Kabupaten Cianjur.

Baca juga :  Dukungan dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Bersatu untuk Calon Bupati Ulung Purnama, SH MH

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan narkoba maupun telepon seluler ilegal di kamar hunian. Sementara itu, seluruh 50 WBP yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba.

Meski demikian, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai tidak semestinya berada di dalam kamar hunian dan berpotensi disalahgunakan. Seluruh barang temuan telah diinventarisasi dan diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Prayogo mengatakan, razia gabungan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas Cianjur dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan ketertiban.

Baca juga :  Wakil Dirut Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Ketahanan Energi Nasional

“Razia gabungan ini merupakan komitmen kami untuk terus melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan kamtib di Lapas. Ini bagian dari implementasi arahan Ditjenpas dan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba dan barang terlarang,” ujar Prayogo.

Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur APH yang terlibat. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib.

Sinergitas tersebut diharapkan terus diperkuat secara berkelanjutan sehingga keamanan Lapas tetap terjaga dan proses pembinaan WBP dapat berlangsung secara optimal dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif.

Baca juga :  Warga Desak H. Ajan Kembali Maju di Pilkades Cipayung, Dukungan Terus Mengalir
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!