Dpnews Indonesia || Pekanbaru – Shanum Zahsy Askanah, hafizah cilik berusia 8 tahun asal Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, berhasil meraih posisi juara kedua (Juara II) dalam ajang kompetisi Hafiz Indonesia 2026 yang diselenggarakan dan disiarkan oleh stasiun televisi RCTI.
Shanum, siswi kelas III SD IT An-Najiyah Teluk Kuantan, mencatatkan nilai 139 pada babak final dan berhasil mengamankan posisi runner-up. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau, khususnya Kuantan Singingi, setelah Shanum melalui perjalanan kompetitif yang penuh tantangan, termasuk sempat tereliminasi sementara namun diselamatkan oleh sesama peserta sebelum melaju ke babak-babak lanjutan hingga 10 besar, 5 besar, dan akhirnya final.
Ajang Hafiz Indonesia 2026 ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Tanah Air, dengan fokus pada kemampuan menghafal Al-Qur’an, tajwid, serta penyampaian bacaan yang merdu dan penuh makna.
Shanum dikenal dengan lantunan bacaan yang fasih, berirama, dan tenang meski masih berusia sangat muda, bahkan telah menghafal hingga 5 juz Al-Qur’an sebelum mengikuti kompetisi.
Prestasi Shanum mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby yang sebelumnya menyatakan dukungan penuh serta doa agar Shanum meraih hasil terbaik.
Orang tua Shanum, Vito Fharnenko dan Yuni Anggraini, juga menyampaikan rasa syukur atas perjuangan putrinya yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Kemenangan ini menambah daftar prestasi hafizah muda Indonesia dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mendalami ilmu agama melalui hafalan Al-Qur’an.Shanum Zahsy Askanah telah membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk mencapai prestasi gemilang dalam bidang tahfidz











