Dpnews Indonesia || Sukabumi – Dugaan praktik sponsor TKW yang dibekingi oknum LSM kini memasuki babak baru setelah sejumlah wartawan mengungkap adanya intimidasi sistematis untuk membungkam pemberitaan.
Keberhasilan aktivis pengaduan TPPO pada tanggal 15 Desember 2025 yang lalu dalam mencegah keberangkatan pekerja migran secara ilegal tujuan timur tengah via bandara Adi Sucipto Yogyakarta, tidak selesai begitu saja.

Saat ini, aktivis pencegah TPPO yang juga seorang jurnalis, kerap mendapatkan intimidasi dari para Sponsor yang dibekingi oleh oknum ormas/LSM.
Hal ini diungkapkan oleh Muh, pada media Dpnews Indonesia dengan apa yang menimpa pada dirinya dan satu rekan seprofesi.
“Setelah saya berhasil membantu pencegahan keberangkatan CPMI atas nama Mir, dengan melaporkan ke pihak KP2MI, sekarang saya mendapat teror dari para sponsor. Mereka kerap menelpon saya, bahkan ada ancaman melalui pesan WA yang ditujukan kepada saya” ucap Muh saat diwawancarai pada Sabtu, 03/01/2026.
Diharapkan aparat pemerintah dan penegak hukum harus bertindak menertibkan para sponsor TKI yang selalu mengatasnamakan PT/PJTKI, yang dibekingi oknum LSM/Ormas, ternyata pada prakteknya mereka melakukan proses perekrutan sampai pemberangkatan CPMI secara non prosedural.
Redaksi terus memantau perkembangan kasus ini dan mengimbau perusahaan serta individu yang pernah atau sedang menjadi target intimidasi serupa untuk segera melapor ke pihak berwenang.











