dpnewsindonesia, Cianjur – Demi kepulangan jenazah sang buah hati Muhammad Abdul Fatah. Yang meninggal di Phnom Penh Kamboja. Dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TTPO).
Kepada Dpnews Indonesia, H. Nurdin Kuswandi beserta keluarga, pada Minggu 17 Desember 2023.
Kembali mengirim sebuah video sebagai Surat Terbuka untuk presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Dengan isi dari video kurang lebih sebagai berikut.

“Sy Atas nama orang tua dari Alm. Muhamad Abdul Fatah. Yang telah meninggal dunia di negara Kamboja. Mohon dan berharap bantuan kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo.” Jelas istri Nurdin.
Dikatakannya, “mohon dan berharap bantuannya pada bapak Presiden. Bisa memfasilitasi kepulangan jenazah anak saya. Yang sampai saat ini jenazahnya masih tertahan di rumah sakit Kamboja.” Pungkasnya.
Berharap adanya kebijakan dari Pemerintah. Dengan begitu besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh pihak keluarga.
Untuk kepulangan jenazah sang pahlawan devisa. Yang berangkat secara ilegal dan diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TTPO), di negara penempatan Kamboja tersebut.
Dan setidaknya ada suatu jalan keluar dari Pemerintah Indonesia. Agar jenazah almarhum Muhammad Abdul Fatah bisa pulang ke Indonesia.











