Dpnews Indonesia || Cianjur – Sebanyak 450 personel Satgas Yonif 300/Brajawijaya kembali ke satuan setelah menyelesaikan tugas operasi di wilayah Papua, khususnya Kabupaten Nduga. Seluruh prajurit dilaporkan tiba dengan aman dan lengkap, Sabtu (7/11/2026).
Kepulangan tersebut disambut penuh haru oleh keluarga dan kerabat di depan kawasan Raider 300. Pelukan hangat, tangis bahagia, serta senyum penuh kerinduan mewarnai momen pertemuan setelah para prajurit menjalani penugasan jauh dari keluarga.
Selama bertugas, Satgas Yonif 300/Brajawijaya mencatat sejumlah keberhasilan, di antaranya mengamankan beberapa senjata organik maupun rakitan serta sejumlah anggota OPM. Capaian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Istri Danyon, Anita Anggun Pramita, mengatakan penyambutan dilakukan secara spontan tanpa persiapan khusus. Sejumlah keluarga bahkan membawa buket bunga dan berbagai ungkapan kasih sayang untuk menyambut kepulangan para prajurit.
“Rasa haru kami tidak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya Alhamdulillah semua kembali dengan selamat,” ungkap Anita dengan mata berkaca-kaca.
Suasana semakin mengharukan ketika anak-anak berlari memeluk ayah mereka, sementara para istri dan orang tua tak kuasa menahan air mata bahagia melihat orang-orang tercinta kembali dalam keadaan sehat.
Kepulangan 450 prajurit tersebut bukan sekadar menandai berakhirnya masa penugasan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan pengabdian Yonif 300/Brajawijaya kepada bangsa dan negara.
Dengan membawa pengalaman serta berbagai capaian selama bertugas, para prajurit kembali berkumpul bersama keluarga dan satuan. Semangat pengabdian dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diharapkan terus menjadi bagian dari jati diri setiap prajurit Yonif 300/Brajawijaya.











