Dpnews Indonesia || Dua pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, telah berada di Qatar sejak beberapa hari terakhir untuk mempersiapkan diri menghadapi Grand Prix Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail. Seri yang digelar 6-8 November ini menjadi ajang penting bagi keduanya di kelas Moto3 dan Moto2.
Meski situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah sempat menimbulkan kekhawatiran, keduanya menegaskan kondisi di lapangan berjalan normal. Aktivitas persiapan di sirkuit berlangsung tanpa gangguan berarti. Mereka berharap seluruh rangkaian balapan dapat diselesaikan dengan aman agar dapat fokus penuh pada performa di lintasan.
Veda Ega Pratama, yang tengah menjalani musim debut di Moto3 bersama Honda Team Asia, datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Podium kedua di Malaysia pekan lalu menjadi bekal berharga. Di samping itu, pengalaman positif di Lusail saat masih bersaing di Asia Talent Cup—termasuk dua kemenangan pada 2023—membuatnya optimistis. Karakter sirkuit yang cocok dengan gaya balap dan motor Honda NSF250RW dinilai menjadi keuntungan tersendiri.
Sementara itu, Mario Suryo Aji yang berlaga di kelas Moto2 memanfaatkan momen ini untuk memperbaiki hasil musim yang belum maksimal. Duo pebalap Honda Team Asia itu sepakat menempatkan fokus utama pada sesi latihan dan kualifikasi, tanpa terganggu isu di luar lintasan.
Dengan suasana yang kondusif, Veda dan Mario siap tampil maksimal di bawah lampu sorot Lusail. Harapan terbesar mereka sederhana: balapan berjalan lancar dan aman.











