Dpnews Indonesia || Cianjur – Puskesmas Cikalongkulon terus gencar melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pencegahan wabah demam berdarah dengue (DBD). Sosialisasi serta aksi melakukan pembersihan untuk memberantas perkembang biakan nyamuk aedes Aigepty tersebut bahkan telah dilakukan semenjak musim hujan tiba.
Hal tersebut dikatakan, Kepala Puskesmas Cikalongkulon, Ai Samsiah, melalui, KA TU sekaligus Surveilans, H. deden, ia mengatakan bahwa sebenarnya sebelum adanya edaran dari Bupati Cianjur pihak telah melakukan sosialisasi hingga memberantas sarang sarang nyamuk dan juga memberikan Abate kepada warga.
“Jauh jauh hari sebelum adanya edaran atau perintah dari Bapak Bupati kita sudah melakukan upaya pencegahan Wabah DBD di wilayah kami dan yang kami tekankan kepada masyarakat tentu saja kebersihan tentang pemberantasan sarang nyamuk itu yang kami tekankan bukan fogging. Kalo fogging sebenarnya kurang efektif karena hanya dapat membunuh nyamuk dewasa dan tidak dapat membunuh jentik nyamuk dan yang kedua harganya juga mahal,” kata H. Deden, di ruang keranya, Jumat, (3/5/24).
Ia menyebutkan bahwa DBD di Wilayah Puskesmas Cikalongkulon berjumlah 28 kasus.
“Berdasarkan laporan yang masuk dan sudah ditanggulangi ada sekitar 28 lebih kasus. Namun semua dapat diatasi dan tidak sampai ada yang meninggal dunia,” terangnya.
Ia berpesan kepada semua warga apabila ada yang terjangkit DBD segerakan untuk melaporkannya kepada tenaga kesehatan terdekat.
“Jika menemukan ciri ciri warga yang terjangkit DBD segerakan bawa langsung ke Bidan terdekat atau ke Puskesmas,” pesannya.











