Dpnews Indonesia || Cianjur – Semangat kebersamaan terasa kental di bantaran Muara Maleber, Desa Gudang, Kecamatan Cikalongkulon, pada Jumat pagi (14/8/2026). Ribuan tangan bahu membahu mengangkat sampah, memangkas ranting, dan merapikan kawasan yang akan menjadi salah satu titik pusat peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan kerja bakti ini digagas oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan atau Forkopimcam Cikalongkulon. Tercatat sekitar 800 orang turun langsung ke lapangan. Jumlah besar itu menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar wacana, tetapi sudah menjadi gerakan nyata masyarakat.
Hadir dan ikut terjun kelokasi sejumlah pimpinan wilayah di antaranya Camat Cikalongkulon Iyus Yusuf, S.STP.,M.Si., Kapolsek Cikalongkulon AKP Arif Titim Firmanto, S.H., M.H., CPHR, Cikalongkulon Kapten Inf Puriadi Mardan. Selain itu tampak pula Kordik Cikalongkulon Dedi Sumarno,S.Pd., M.M.Pd., Dansektor Citarum Harum Kolonel Inf Jhonson Mangasitua Sitorus, serta Wadan Sektor 06 Citarum Harum.
Keterlibatan tidak berhenti di tingkat kecamatan. Perangkat desa dari 18 desa se-Kecamatan Cikalongkulon juga hadir bersama anggotanya. Dari unsur keamanan, anggota Koramil 0608 Cikalongkulon dan personel Polsek Cikalongkulon ikut menyisir area. Para pelajar pun turut ambil bagian, membawa sapu, karung, dan semangat muda untuk menjaga kampung halamannya.
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana kerja bakti berlangsung dinamis. Tim dibagi ke beberapa titik. Ada yang fokus mengangkut sampah plastik dan sisa ranting yang menyangkut di aliran air, ada pula yang memotong dahan pohon yang dinilai mengganggu keindahan dan akses publik di sekitar muara.
Camat Cikalongkulon Iyus Yusuf mengatakan, kegiatan ini dipilih bukan tanpa alasan. Muara Maleber merupakan salah satu ikon alam Cikalongkulon yang sering dilalui warga dan tamu. Menjelang perayaan kemerdekaan, kawasan ini perlu tampil bersih, rapi, dan nyaman.
Muara Maleber ini adalah wajah dan kebanggaan kita semua. Karena itu, sudah menjadi kewajiban bersama untuk menjaganya tetap bersih, asri, dan nyaman,tegas Iyus di sela kegiatan.
Danramil Cikalongkulon Kapten Inf Puriadi Mardan menekankan nilai yang lebih dalam dari sekadar bersih-bersih. Menurutnya, kerja bakti ini adalah cermin nyata persatuan. TNI bersama Polri, pemerintah, pelajar, dan masyarakat duduk sama rendah, berdiri sama tinggi demi satu tujuan.
Kita ingin menyambut momen kemerdekaan dengan suasana yang bersih, rapi, dan indah. Semangat gotong royong ini merupakan cerminan persatuan dalam menjaga dan memajukan wilayah yang kita cintai,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Cikalongkulon AKP Arif Titim Firmanto mengajak warga menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan, bukan hanya agenda seremonial. Ia berharap, setelah kegiatan ini selesai, masyarakat tetap rutin menjaga lingkungan masing-masing agar Cikalongkulon selalu terlihat tertib.
Dukungan juga datang dari unsur pendidikan dan lingkungan. Kordik Cikalongkulon Dedi Sumarno menilai keterlibatan pelajar sangat penting untuk menanamkan karakter cinta lingkungan sejak dini. Sementara DanSektor Citarum Harum Kolonel Inf Jhonson Mangasitua Sitorus menegaskan bahwa menjaga muara sama artinya menjaga kelancaran aliran Sungai Citarum secara keseluruhan.
Dengan sinergi lintas unsur tersebut, kawasan Muara Maleber kini tampak lebih lega dan tertata. Sampah berkurang, jalur air lebih lancar, dan area publik terlihat lebih ramah untuk dikunjungi. Pemerintah kecamatan berharap lokasi ini bisa menjadi ruang publik kebanggaan warga sekaligus tempat pelaksanaan kegiatan HUT RI ke-81 yang layak.
Forkopimcam Cikalongkulon menargetkan semangat yang lahir hari ini tidak berhenti di Muara Maleber. Kerja bakti serupa diharapkan terus bergulir hingga ke tingkat desa dan dusun. Jika kepedulian ini dijaga bersama, Cikalongkulon bisa menjadi contoh nyata bahwa gotong royong masih hidup dan mampu membawa perubahan besar bagi lingkungan.











