Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Wanita di Malang Syok Saat Malam Pertama, Suami yang Dijanjikan Lamborghini dan Rumah Ternyata Perempuan

115
×

Wanita di Malang Syok Saat Malam Pertama, Suami yang Dijanjikan Lamborghini dan Rumah Ternyata Perempuan

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Malang – Seorang wanita berinisial IA (28) asal Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengalami kejutan mendalam setelah mengetahui identitas asli pasangannya pada malam pertama pernikahan siri. Korban mengaku sempat diiming-imingi hadiah mewah berupa mobil Lamborghini dan sebuah rumah sebelum akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.

Menurut keterangan korban saat ditemui di Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026), pelaku yang mengaku bernama Erfastino Reynaldi Malawat alias Rey mendekatinya dengan berbagai janji. Rey disebut sering melunasi utang korban dan menjanjikan mobil mewah Lamborghini warna putih yang katanya sudah dibayar lunas, serta rumah di Polehan yang akan atas namakan korban. Korban juga diminta membuat paspor karena akan diajak ke luar negeri dengan alasan berobat.

Baca juga :  Krisis Penampungan Sampah: Jalan Pasir Ucing Cipeundeuy Dipenuhi Tumpukan Limbah

Pernikahan siri digelar secara sederhana pada 3 April 2026 di rumah korban. Namun, kecurigaan muncul saat malam pertama. Korban mengaku syok berat setelah menyadari bahwa Rey menggunakan alat seperti alat kelamin buatan, sehingga terungkap bahwa pasangannya ternyata seorang perempuan yang menyamar sebagai pria. Korban langsung menangis histeris dan melarikan diri ke orang tua.

Pendamping korban, Eko NS, menyatakan bahwa keluarga semakin curiga karena adanya indikasi pelaku hendak membawa korban ke Kamboja. Kasus ini dilaporkan ke Polresta Malang Kota dengan dugaan pemalsuan identitas. Polisi masih mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan keterkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Baca juga :  Pria di Cikarang Utara Dikeroyok Rombongan Pemotor Hingga Alami Luka Bacok

Hingga berita ini diturunkan, pelaku belum berhasil diamankan. Polresta Malang Kota belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai perkembangan penyelidikan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap iming-iming kemewahan dalam hubungan asmara yang berujung pernikahan.

Baca juga :  Babinsa Koramil 1902/Plered Melaksanakan Kegiatan Bintawil dan Wawasan Kebangsaan di SMK Negeri Maniis
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!