Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Kapolsek Mande Ikuti Kegiatan Jumat Menanam Bersama Mahasiswa IPB

434
×

Kapolsek Mande Ikuti Kegiatan Jumat Menanam Bersama Mahasiswa IPB

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Cianjur – Kapolsek Mande mengikuti kegiatan Jumat menanam di wilayah Desa Leuwikoja, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat, (26/7/25).

Menurut Kapolsek Mande, Iptu Yudi Heryanadi, SH, mengatakan, jika kegiatan jumat menanam tersebut diinisiasi oleh mahasiswa dari IPB yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Baca juga :  Perhutani KPH Cianjur Gelar Konsolidasi Strategis Kerjasama Tanaman dengan PLN

 

“Kegiatan ini di inisiasi oleh Mahasiswa IPB yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebanyam 8 (delapan) orang mahasiswa. Acara dihadiri oleh Camat Mande (diwakili), Perwakilan dari Dinas kehutanan Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Koordinator penyuluh Kecamatan Mande, Anggota Polsek serta Para Kader Desa Leuwikoja,” katanya.

Kapolsek Mande menyebutkan bahwa ada 100 pohon yang ditanam diantaranya Pohon Nangka, Jambu, Alpukat dan Mahoni.

Baca juga :  Silaturahmi Menjelang Ramadan, Hj. Novita Purwati Bagikan Sembako kepada Warga

Kapolsek Mande, Iptu Yudi, mengatakan jika program jumat menanam merupakan kegiatan positif yang bertujuan untuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Jumat Menanam adalah kegiatan positif yang biasanya dilakukan setiap hari Jumat, bertujuan untuk menanam tanaman baik pohon, sayuran, bunga, atau tanaman hias sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Tujuan kegiatan ini tentunya akan menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini. Kegiatan ini juga akan menghijaukan dan memperindah lingkungan desa, membangun kebiasaan baik dalam menjaga alam, mengurangi polusi dan pemanasan global,
Menambah wawasan tentang jenis-jenis tanaman dan cara merawatnya.
Slogan yang di bawakan pada kegiatan ini:
“Tanam Satu Pohon Hari Ini, walaupun besok dunia kiamat.”
“Jumat Menanam, Lingkungan Aman.”
“Tanah hejo, masyarakat ngejo,” pungkasnya.

Baca juga :  Dugaan TPPO: PMI Asal Tangerang Terjebak Sakit di Riyadh, Diminta Ganti Rugi 40 Juta Rupiah
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!