Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Bupati Bekasi Hadiri Peresmian Tempat Ibadah, Perkuat Toleransi Kerukunan Beragama

489
×

Bupati Bekasi Hadiri Peresmian Tempat Ibadah, Perkuat Toleransi Kerukunan Beragama

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Bekasi – Kabupaten Bekasi kembali menorehkan sejarah penting dalam perjalanan kehidupan beragama dengan diresmikannya Gedung Gereja Paroki Cikarang, pada Rabu (27/8). Kehadiran rumah ibadah baru ini bukan sekadar peresmian sebuah bangunan, melainkan juga simbol kuat dari semangat toleransi, kerukunan, dan persaudaraan yang terus tumbuh di Kabupaten Bekasi.

Acara berlangsung khidmat ditandai dengan doa bersama, prosesi peresmian, dan penyambutan hangat dari umat Katolik. Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Perangkat Daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan umat Katolik dari berbagai wilayah.

Baca juga :  Sekar Arum Widara Eks Artis Bawa Ratusan Juta Rupiah Uang Palsu

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Gereja Paroki Cikarang.

Menurutnya, pembangunan ini hanya bisa terwujud berkat kebersamaan, dukungan masyarakat, dan semangat gotong royong yang masih hidup di tengah keberagaman Kabupaten Bekasi.

Baca juga :  Prajurit Satgas Pamtas Yonkav 12/BC Laksanakan Upacara Kenaikan Pangkat

“Gedung Gereja Paroki Cikarang dapat terselesaikan dengan baik. Ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan pelayanan umat Katolik di Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah Cikarang,” ujar Bupati Ade.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa gereja bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, melainkan juga menjadi pusat pendidikan iman, wadah pembinaan rohani, dan pilar ketahanan sosial.

Baca juga :  Tingkatkan Semangat Belajar, Satgas Yonif 762 Beri Motivasi Para Siswa Sekolah

Dengan berdirinya Gereja Paroki Cikarang, pemerintah daerah berharap nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan semakin kuat, sejalan dengan visi Kabupaten Bekasi sebagai rumah bersama bagi seluruh warganya.

Tidak hanya itu keberadaan Gereja Paroki Cikarang akan semakin memperkuat identitas Kabupaten Bekasi sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi. Hal ini juga selaras dengan kerja-kerja FKUB yang terus mengawal keharmonisan antar umat beragama.

Baca juga :  Kusnandar Ali SH Kuasa Hukum H Ajukan Penangguhan Penahanan ke Kejari Cianjur

“Kabupaten Bekasi adalah rumah besar kita semua. Kehadiran Gereja Paroki Cikarang menjadi pengingat bahwa toleransi bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam sikap saling menghormati, serta dalam kebersamaan membangun daerah,” imbuhnya.

Meski megah secara fisik, Bupati berharap gereja ini nantinya tidak hanya dikenal sebagai bangunan monumental, tetapi benar-benar hidup melalui pelayanan, kegiatan rohani, karya sosial, serta aksi nyata kemanusiaan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga :  PSSI Pastikan Timnas Indonesia Absen di Sepak Bola Asian Games 2026

“Semoga gereja ini menjadi pusat pencerahan rohani, tempat umat mendapatkan penguatan iman, sekaligus melahirkan karya nyata dalam pelayanan kemanusiaan, baik untuk umat Katolik maupun masyarakat luas di Kabupaten Bekasi,” tutup Bupati.

Pembangunan Gereja Paroki Cikarang menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Bekasi tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, seperti jalan atau gedung pemerintahan, tetapi juga pembangunan spiritual dan sosial.

Baca juga :  Terpilihnya 55 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Menjadi Harapan Baru Masyarakat

Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki ruang untuk mengembangkan iman, moral, serta kebersamaan yang akan memperkuat ketahanan sosial.

“Lebih dari sekadar simbol, gereja ini adalah representasi nyata dari kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong. Dengan berdirinya rumah ibadah ini, diharapkan semakin banyak karya nyata kemanusiaan yang lahir, memperkokoh identitas Kabupaten Bekasi sebagai daerah yang rukun, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.” pungkasnya.

Baca juga :  Pangdam Jayakarta Lakukan Kunjungan Kerja Ke Markas Korem 051/Wijayakarta
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!