Dpnews Indonesia || Cianjur – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Koordinator Daerah (Korda) Cianjur kembali menggelar program tahunan IJTI Goes to School. Kegiatan perdana tahun ini berlangsung di SMPN 4 Cibeber, Desa Cisalak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (28/10/2026).
Mengusung tema “Bijak Bermedia Sosial dengan Kaidah Jurnalistik TV”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus membekali siswa dengan pemahaman dasar jurnalistik televisi.
Ketua IJTI Korda Cianjur, Khaeronsyah, mengatakan program tersebut rutin dilaksanakan setiap akhir tahun. Jika pada tahun-tahun sebelumnya menyasar siswa SMA, kali ini kegiatan difokuskan pada tingkat SMP.
Menurutnya, edukasi sejak dini penting agar siswa mampu menggunakan media sosial secara bijak, memahami prosedur penyebaran informasi, serta lebih bertanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang digital.
Selain literasi digital, siswa juga mendapat materi teknik dasar pengambilan gambar dan video sesuai kaidah jurnalistik televisi. Keterampilan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas media sosial sekolah secara lebih profesional.
Khaeronsyah menjelaskan, program tahun ini direncanakan menyasar sekitar 30 sekolah di Kabupaten Cianjur. Setelah SMPN 4 Cibeber, kegiatan akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain yang bersedia berpartisipasi.
Sebagai penutup rangkaian program, IJTI Korda Cianjur juga akan menggelar perlombaan untuk mengukur pemahaman dan keterampilan siswa terhadap materi yang telah diberikan.
“Tujuan kegiatan ini untuk mencetak generasi yang memahami jurnalistik. Meski nantinya tidak menjadi jurnalis, setidaknya mereka mengetahui dasar-dasar jurnalistik dan diharapkan lebih bijak dalam bermedia sosial,” ujar Khaeronsyah.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Cibeber, Khidroh, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pembekalan jurnalistik dapat membantu siswa memahami etika bermedia sosial dan mencegah perilaku asal berkomentar tanpa mempertimbangkan dampaknya.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika siswa menerima, menanggapi, maupun membagikan informasi melalui media sosial.
Khidroh juga mengapresiasi antusiasme para siswa yang menyambut kedatangan tim IJTI. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal positif untuk mendukung pembelajaran literasi digital di lingkungan sekolah.
Melalui program IJTI Goes to School, diharapkan para siswa semakin kritis dalam menyaring informasi, memahami dasar-dasar jurnalistik, serta mampu menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.











