Dpnews Indonesia || Cianjur – Dalam rangka meningkatkan efektivitas program Makan Bergizi Gratis (BGN) di wilayah Kecamatan Cianjur, pemerintah setempat menggelar sosialisasi dan penandatanganan berita acara sinkronisasi data penerima program. Acara ini bertujuan untuk memastikan bahwa data penerima program akurat dan tepat sasaran.
Raka Guspi Wisesa, Koordinator SPPG Kabupaten Cianjur, menjelaskan bahwa tujuan Perpres No. 83 Tahun 2024 tentang Pemenuhan Gizi Nasional adalah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mengurangi risiko keracunan dan sabotase dalam pelaksanaan program.

Raka Guspi Wisesa juga menjelaskan bahwa pendataan penerima program ini memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kecamatan, Koramil, dan Polsek. Basis pendataan yang digunakan adalah sensus, sehingga secara administrasi lebih tertib dan dapat memotong upaya-upaya resiko KLB seperti keracunan dan sabotase.
Raka menekankan bahwa program BGN ini adalah program strategis nasional yang tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan sektoral atau bisnis sempit. Program ini harus dapat menyerap pemenuhan gizi nasional tanpa adanya hambatan.
Raka Guspi Wisesa juga menyebutkan bahwa TLP SGPG (Tempat Layanan Pemenuhan Gizi) di Kecamatan Cianjur sudah eksisting sebanyak 12 dan kemungkinan akan bertambah. Saat ini, sudah ada 12 dapur di Sukamaju dan Sawahgede, dan proses pengembangan dapur lainnya sedang berlangsung.
Dengan penandatanganan berita acara sinkronisasi data ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Cianjur dapat berjalan lancar dan efektif dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.











