Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 Unit hingga 2029

216
×

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi, Target 500 Unit hingga 2029

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Banjarbaru – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi Indonesia. Peresmian berlangsung di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026), dengan suasana haru dan antusiasme tinggi dari para siswa serta pendidik.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyatakan kegembiraan dan keterharuan yang mendalam atas capaian program ini.

Baca juga :  Yani Suryani Pekerja Migran Yang di Kurung 13 Bulan di Syarekah Ewan

“Saudara-saudara sekalian, saya hari ini sangat bahagia. Sulit saya tahan air mata,” ujarnya, seraya menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan terobosan besar untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca juga :  Honda Jazz 2026 Resmi Dirilis dengan Desain Lebih Modern dan Fitur Unggulan

Program Sekolah Rakyat, yang mulai dibuka bertahap sejak pertengahan 2025, dirancang sebagai sekolah berasrama gratis dan inklusif. Saat ini, sudah sekitar 15.000-16.000 siswa terdaftar, dengan target mencapai 30.000 siswa pada akhir 2026. Presiden menargetkan pembangunan hingga 500 unit Sekolah Rakyat dengan total 500.000 siswa hingga tahun 2029.

Sekolah-sekolah ini menyasar anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem (Desil 1 dan 2 Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional/DTSEN), dengan proses seleksi melalui verifikasi langsung ke rumah calon siswa. Fasilitas lengkap mencakup asrama, ruang belajar modern, perpustakaan, hingga program penguasaan bahasa asing.

Baca juga :  Megawati Dampingi Prabowo Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Momen menyentuh terjadi saat Presiden Prabowo merapikan dasi dan baret siswa yang berbaris menyambutnya, serta berjanji memberikan beasiswa ke luar negeri bagi siswa berprestasi yang fasih berbahasa asing dan juara olimpiade.

Program ini menjadi salah satu wujud komitmen pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memajukan pendidikan merata dan mengentaskan kemiskinan struktural. Peresmian hari ini menjadi tonggak penting menuju Indonesia Emas 2045 melalui generasi unggul dari kalangan rakyat kecil.

Baca juga :  PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo Bahas Konflik Timteng

Sumber: Setpres, Kementerian Sosial, dan berbagai media nasional

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!