Dpnews Indonesia || Harga emas di Pegadaian mengalami penurunan signifikan pada perdagangan terbaru, mengikuti fluktuasi harga emas dunia yang masih bertahan di kisaran tinggi namun menunjukkan tekanan koreksi.
Berdasarkan data terkini dari laman resmi Sahabat Pegadaian (diperbarui hingga 16 Maret 2026), harga jual emas batangan mengalami penyesuaian turun dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini sejalan dengan tren harga emas Antam dan produk lain seperti Galeri 24 serta UBS yang tercatat anjlok di beberapa laporan pasar baru-baru ini.
Untuk tabungan emas Pegadaian, harga beli tercatat Rp.29.070 per 0,01 gram, sementara harga jual (buyback) berada di Rp.27.900 per 0,01 gram. Penurunan ini mencerminkan koreksi setelah periode penguatan sebelumnya.
Di sisi emas batangan fisik, beberapa varian produk di Pegadaian seperti Galeri 24 dan UBS dilaporkan turun hingga puluhan ribu rupiah per gram pada hari-hari sekitar pertengahan Maret 2026, meskipun data harian 17 Maret 2026 menunjukkan stabilisasi di level tinggi secara keseluruhan (harga spot dunia sekitar USD 5.000-5.040 per ons atau setara Rp.2,7 juta-an per gram).
Faktor pendorong penurunan ini antara lain penguatan dolar AS sementara dan ekspektasi data ekonomi global yang memengaruhi sentimen investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Pegadaian terus memperbarui harga secara real-time melalui situs resmi dan aplikasi untuk memudahkan nasabah memantau. Masyarakat disarankan memeriksa langsung di cabang terdekat atau platform digital Pegadaian sebelum melakukan transaksi jual beli emas.
Penurunan harga ini dapat menjadi peluang bagi investor jangka panjang untuk akumulasi, meskipun volatilitas pasar tetap perlu diwaspadai.











