Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Buruk dan Hujan Intens di Jabodetabek

207
×

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Buruk dan Hujan Intens di Jabodetabek

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Jabodetabek pada Selasa (7 April 2026).

Menurut update peringatan dini BMKG pukul 14:30 WIB, hujan tersebut berpotensi terjadi mulai pukul 14:40 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga pukul 16:00 WIB di beberapa wilayah, termasuk bagian Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Kondisi serupa juga dipantau di periode sebelumnya pada awal April 2026, di mana hujan lebat hingga sangat lebat melanda sebagian besar wilayah Jabodetabek.

Baca juga :  Hujan Ringan Diprediksi Dominasi Cuaca Bandung Mulai Siang Hari

BMKG menjelaskan bahwa cuaca buruk ini dipicu oleh dinamika atmosfer tropis, termasuk kondisi atmosfer yang labil dan pertumbuhan awan konvektif yang signifikan. Fenomena ini mendukung terbentuknya hujan intens, disertai kilat/petir serta angin kencang sesaat. Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk periode 6–10 April 2026, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat meluas di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Hujan intens di Jabodetabek pada awal April ini masih berada dalam transisi musim, meskipun sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki periode awal musim kemarau. BMKG mencatat variasi curah hujan dari ringan hingga ekstrem dalam beberapa hari terakhir, sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap dampak seperti genangan air, banjir lokal, dan gangguan transportasi.

Baca juga :  Kantong Suara Hj Lis Boy di Desa Nagrak, Siap Prioritaskan Aspirasi

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG atau aplikasi Info BMKG. Waspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari.

Prakirawan BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan cuaca ekstrem ini.

Baca juga :  Polsek Tambelang Amankan Ratusan Pelajar Pesta Miras di Jalan Raya Sukarapih
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!