Dpnews Indonesia || Gorontalo – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan hasil pengeboran awal yang positif di prospek Kolokoa, yang berlokasi di dekat area Tambang Emas Pani, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Selama empat bulan, perusahaan menyelesaikan 30 lubang bor dari total rencana 82 lubang sepanjang 2026. Hasil pengeboran mengonfirmasi keberadaan zona mineralisasi emas yang luas, termasuk mineralisasi dekat permukaan dengan kadar emas mencapai 1,57 gram per ton (g/t).
Berdasarkan data awal tersebut, prospek Kolokoa memiliki target eksplorasi sebesar 20 hingga 40 juta ton bijih dengan kadar emas rata-rata 0,3 hingga 0,5 g/t. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat prospek jangka panjang operasi Tambang Emas Pani, yang baru memulai produksi pada Februari 2026 dengan target 100.000–115.000 ons emas tahun ini.
Direktur Utama EMAS menyatakan bahwa penemuan di Kolokoa merupakan langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan produksi emas perusahaan. Pengeboran lanjutan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kepastian sumber daya dan potensi pengembangan lebih lanjut.
Saat ini, EMAS telah melaporkan cadangan bijih sebesar 5,2 juta ons emas dari total sumber daya mineral sekitar 7 juta ons di area Pani. Hasil eksplorasi Kolokoa diharapkan dapat memperpanjang umur tambang dan mendukung target pertumbuhan produksi ke depan.
Perusahaan akan melanjutkan program eksplorasi secara sistematis sepanjang tahun ini untuk mengonversi target eksplorasi menjadi sumber daya mineral yang lebih terdefinisi.











