Scroll untuk baca artikel
BeritaHukum dan Kriminal

Wanita Ngamuk Bawa Parang ke Toko HP di Medan, Ternyata Korban Penipuan Promo iPhone Rp 2 Juta

127
×

Wanita Ngamuk Bawa Parang ke Toko HP di Medan, Ternyata Korban Penipuan Promo iPhone Rp 2 Juta

Sebarkan artikel ini

Dpnews Indonesia || Medan – Seorang wanita berinisial AN (26) diamankan polisi setelah mengancam karyawan toko handphone PStore dengan sebilah parang di Jalan Selamat, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, pada Jumat (17/4/2026) siang. Video aksi tersebut viral di media sosial.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak M. Tambunan, peristiwa bermula ketika AN mendatangi toko untuk menagih pesanan iPhone 13 yang tidak kunjung dikirim. Terjadi cekcok dengan karyawati toko berinisial Adela Nurhasanah (26). Dalam kondisi emosi, AN mengeluarkan parang dari dalam tasnya sambil berteriak menuduh pihak toko sebagai penipu.

Baca juga :  Kalapas Serahkan Hadiah Pada Juara Lomba di Lapas Kelas IIB Cianjur di Penutupan Porsenap HBP Ke 61

Petugas keamanan toko berhasil meringkus AN sebelum eskalasi lebih lanjut. Polisi dari Unit Reskrim Polsek Medan Kota kemudian tiba di lokasi dan membawa pelaku ke kantor polisi untuk diperiksa.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa AN merasa tertipu oleh akun TikTok palsu yang mengatasnamakan PStore Medan. Ia tergiur promo iPhone 13 seharga Rp2 juta, kemudian mentransfer uang secara bertahap hingga total Rp10 juta dengan dalih biaya jaminan dan tambahan lainnya. Namun, barang yang dijanjikan tidak pernah dikirim.

Baca juga :  Bersama Masyarakat, Babinsa Bersihkan Lingkungan Sekitar

Polisi menyatakan akun TikTok tersebut tidak ada kaitannya dengan toko PStore resmi. AN kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut atas dugaan pengancaman dengan senjata tajam.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati terhadap promo berharga murah di media sosial yang berpotensi penipuan.

Baca juga :  Prabowo Temui Putin di Moskow, Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik Global
Facebook Comments Box
error: Content is protected !!