Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Aktraksi Debus Saat Pelantikan dan Deklarasi Paguyuban Domba Edan Tegar

460
×

Aktraksi Debus Saat Pelantikan dan Deklarasi Paguyuban Domba Edan Tegar

Sebarkan artikel ini

Paguyuban Domba Edan Tegar

Aktraksi dari beberapa komunitas tersebut diantaranya melakukan aksi berbahaya dengan menari bersama ular Cobra yang terkenal dengan bisanya yang mematikan.

Dpnews Indonesia || Cianjur – Anggota Paguyuban Domba Edan Tegar melakukan aktraksi Debus. Seusai melaksanakan kegiatan pengukuhan para pengurus dan anggota di halaman terbuka Terminal Rawa Bango, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu, (21/1/24).

Aktraksi Debus dipertontonkan untuk menghibur para anggota dan juga Masyarakat yang hadir pada saat itu.

Aktraksi dari beberapa komunitas tersebut diantaranya melakukan aksi berbahaya dengan menari bersama ular Cobra yang terkenal dengan bisanya yang mematikan.

Pantauan awak media selain melakukan aksi bermain main dengan ular berbisa. Anggota lainnya juga menampilkan aksi debus. Namun yang paling menegangkan para penonton aksi debus yang dilakukan adalah melakukan aksi Gorok Leher.

Salah satu watu, Eneng, mengatakan bahwa aksi atau aktraksi yang dilakukan cukup menghibur meskipun sangat menegangkan.

“Jelas sangat menegangkan dan tentunya ini jangan dilakukan oleh para adik adik ataupun yang lainnya yang ada di lokasi karena semua itu dilakukan oleh para profesional,” katanya.

Kendati menegangkan. Namun Eneng berharap bahwa aktraksi yang dibawakan jangan sampai tertinggal oleh jaman. Karena aktraksi tadi menurut saya sudah menjadi budaya katena dari dulu juga ada,” harapnya.

Hal serupa dikatakan warga lainnya, Tedi, dirinya menilai bahwa aktraksi tersebut harus terus dilestarikan.

“Jelas ini merupakan budaya yang sejak dulu ada. Namun para warga yang melihat dan tidak menguasai hal itu jangan sampai menirunya, karena itu dilakukan oleh profesional,” ujarnya.

Tidak sebentar orang bisa menguasai keahlian tersebut jadi jangan sampai meniru adegan tersebut.

“Iya, intinya gitu jangan sampai meniru adegan tadi karena sangat berbahaya, dan masyarakatpun saya yakin tidak akan meniru adegan tersebut karena sebelumnya sudah diingatkan oleh panitia juga,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
error: Content is protected !!